Jakarta, MAHATVA.ID – Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menyampaikan sejumlah kabar positif terkait perkembangan sektor hulu migas nasional kepada Menteri dan jajaran pimpinan terkait.
Laporan tersebut mencakup optimalisasi penjualan minyak mentah dalam negeri, percepatan proyek strategis, hingga potensi tambahan pasokan energi untuk Indonesia.
Djoko mengungkapkan bahwa seluruh minyak mentah (crude) bagian Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) telah dikonfirmasi untuk dijual ke kilang milik Pertamina.
Kebijakan ini mengacu pada surat SKK Migas Nomor 0197/SKK/2026 tertanggal 17 Maret 2026, dengan prinsip “No Gain No Loss”.
Langkah ini dinilai strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional serta mengurangi ketergantungan ekspor minyak mentah.
Sejalan dengan kebijakan tersebut, Direktorat Jenderal Migas sesuai kewenangannya dapat menarik rekomendasi ekspor minyak mentah yang sebelumnya telah diajukan ke Kementerian Perdagangan.
Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya optimalisasi pemanfaatan sumber daya migas untuk kebutuhan dalam negeri.
Dalam laporan tersebut, Djoko juga menyampaikan perkembangan proyek strategis Abadi Masela. Manajemen JGC Corporation selaku konsultan FEED telah melaporkan progres terbaru kepada SKK Migas.
SKK Migas menegaskan bahwa sesuai arahan Menteri, proses Front End Engineering Design (FEED) harus diselesaikan paling lambat akhir tahun 2026.
SKK Migas menargetkan proses tender Engineering, Procurement, and Construction (EPC) dapat dilaksanakan pada Oktober 2026.
Sementara itu, penandatanganan Gas Sales Agreement (GSA) diharapkan dapat dilakukan pada Mei 2026 dalam ajang IPA Convex yang rencananya akan dihadiri Presiden RI dan Menteri terkait.
Kabar baik lainnya datang dari Inpex Corporation. Dalam surat resmi yang diterima SKK Migas, Inpex menyatakan kesiapannya untuk mengirimkan kargo LPG dari produksi mereka di Australia untuk memenuhi kebutuhan energi Indonesia.
Djoko Siswanto menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dukungan penuh dari pemerintah serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan di sektor migas.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus mendorong peningkatan lifting migas nasional.