Harga minyak melonjak signifikan:
WTI: +3,25% ke US$102,88/barel
Brent: US$112,78/barel (naik ~55% bulanan)
Kenaikan ini dipicu konflik Timur Tengah, terutama ketegangan AS dan Iran.
Sikap The Fed dan Pernyataan Trump
Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, menyatakan bahwa ekspektasi inflasi masih terjaga meski harga energi meningkat.
Sementara itu, Presiden Donald Trump memberi sinyal optimisme bahwa konflik dengan Iran dapat segera berakhir, meski tetap mengancam tindakan militer jika kesepakatan gagal tercapai.
Sentimen Pasar: Pola Baru Investor
Analis mencatat munculnya pola baru di pasar global:
Investor cenderung melepas aset berisiko menjelang akhir pekan
Kembali masuk pasar di awal pekan
Fenomena ini muncul sejak konflik pecah pada akhir Februari 2026.
Proyeksi Selasa (31/3/2026)
Pasar keuangan Indonesia berpotensi rebound dengan sentimen:
Harapan de-eskalasi konflik Timur Tengah
Stabilitas kebijakan moneter global
Respons pasar terhadap data ekonomi AS
Namun, volatilitas diperkirakan masih tinggi.