MAHATVA.ID – Pasar keuangan Indonesia kompak melemah pada awal pekan, Senin (30/3/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sama-sama tertekan, sementara pasar obligasi cenderung stabil.
IHSG ditutup melemah tipis 0,05% ke level 7.093,81, meskipun sempat anjlok hampir 2% pada sesi I hingga menyentuh level terendah di 6.945,5.
Sebanyak:
467 saham turun
258 saham naik
233 saham stagnan
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp9,89 triliun, dengan volume 15,89 miliar saham dalam 1,19 juta transaksi.
Asing Jual Besar, BBCA Jadi Beban IHSG
Investor asing kembali mencatatkan aksi jual (outflow) sebesar Rp686,13 miliar.
Saham Bank Central Asia (BBCA) menjadi penekan utama IHSG dengan kontribusi negatif lebih dari 20 indeks poin.
Di sisi lain, beberapa saham konglomerat mampu menahan pelemahan:
Dian Swastatika Sentosa (DSSA) naik 6,62%
Emiten teknologi milik Toto Sugiri
Bumi Resources Minerals (BRMS)