• Rabu, 21 Oktober 2026

Prabowo Perintahkan Bangun Storage Minyak Nasional, Target Cadangan Tembus 90 Hari

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Kamis, 19 Maret 2026 | 16:50 WIB
Prabowo Perintahkan Bangun Storage Minyak Nasional, Target Cadangan Tembus 90 Hari
Prabowo Perintahkan Bangun Storage Minyak Nasional, Target Cadangan Tembus 90 Hari

Jakarta, MAHATVA.ID – Presiden Prabowo Subianto memberikan mandat khusus kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk segera membangun fasilitas penyimpanan minyak (oil storage) dalam negeri.

Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global, termasuk konflik di Timur Tengah yang masih berlangsung.

“Saya sudah melaporkan kepada Bapak Presiden dan beliau memberikan arahan agar segera dibangun. Kita butuh survival, jangan terus bergantung,” ujar Bahlil di Kementerian ESDM.

Saat ini, kapasitas penyimpanan minyak nasional hanya mampu memenuhi kebutuhan sekitar 20–25 hari. Pemerintah menargetkan peningkatan hingga 90 hari cadangan energi nasional.

Menurut Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaiman, pembangunan fasilitas ini akan melibatkan pihak swasta.

“Pembangunan tidak hanya oleh Pertamina, tetapi juga melibatkan pelaku usaha lainnya. Targetnya cadangan bisa mencapai 90 hari,” jelasnya.

Pemerintah berencana menggandeng sektor swasta untuk mempercepat pembangunan fasilitas penyimpanan minyak, dengan salah satu lokasi awal berada di wilayah Sumatera.

Skema ini dinilai penting untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan secara cepat dan efisien, mengingat kebutuhan energi nasional yang terus meningkat.

Selain itu, fasilitas tangki yang dibangun akan difokuskan untuk penyimpanan minyak mentah (crude oil), yang kemudian dapat diolah di kilang menjadi BBM.

Pembangunan storage minyak ini merupakan bagian dari proyek hilirisasi energi nasional yang masuk dalam daftar prioritas pemerintah.

Total nilai investasi proyek mencapai Rp232 triliun, terdiri dari:

  • Proyek kilang: Rp160 triliun (serap ±44.000 tenaga kerja)

  • Proyek tangki minyak: Rp72 triliun (serap ±6.960 tenaga kerja)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X