• Jumat, 23 Oktober 2026

Wamen ATR Ossy Dermawan Dukung GALANG RTHB AHY, RTHB Jadi Inti Pembangunan Nasional

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Senin, 16 Februari 2026 | 15:08 WIB
Wamen ATR Ossy Dermawan Dukung GALANG RTHB AHY, RTHB Jadi Inti Pembangunan Nasional
Wamen ATR Ossy Dermawan Dukung GALANG RTHB AHY, RTHB Jadi Inti Pembangunan Nasional

Jakarta, MAHATVA.ID – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menyatakan dukungannya terhadap Gerakan Nasional Pengembangan Ruang Terbuka Hijau dan Biru (GALANG RTHB) yang resmi dicanangkan oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono.

Dukungan tersebut disampaikan dalam acara Town Hall Meeting dan Pencanangan GALANG RTHB yang berlangsung di Tebet Eco Park, Jumat (13/02/2026).

“Tentunya kami menyambut baik inisiatif GALANG RTHB ini karena terus terang ini merupakan satu perubahan mindset yang harus kita lakukan kepada masyarakat. Bagaimana mem-value ruang terbuka hijau dan biru di-incorporate dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Ossy Dermawan.

RTHB Harus Jadi Fondasi Pembangunan

Menurut Ossy, penguatan Ruang Terbuka Hijau dan Biru (RTHB) tidak lagi dapat diposisikan sekadar sebagai pelengkap pembangunan, melainkan harus menjadi inti dalam perencanaan pembangunan nasional.

“RTHB ini justru harus menjadi inti pembangunan nasional itu sendiri. Dan perubahan tersebut dapat dimulai dengan berusaha memberikan edukasi melalui Town Hall Meeting kepada masyarakat untuk meningkatkan apresiasi terhadap RTHB,” katanya.

Ia menambahkan, peningkatan dan perluasan RTHB memiliki landasan kuat, baik dari mandat global seperti Sustainable Development Goals (SDGs), maupun dari regulasi nasional yang mengamanatkan pentingnya ruang terbuka hijau dalam tata ruang wilayah.

Sejalan Gerakan Indonesia Asri

Sebagai pencetus gerakan ini, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjelaskan bahwa GALANG RTHB selaras dengan Gerakan Indonesia Asri yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

“RTHB ini penting, sangat mendasar dan sesuai dengan mandat undang-undang kita menuju 30% ruang terbuka hijau dan biru, agar masyarakat bisa memiliki ruang yang sehat, produktif dan juga kreatif dan ini penting untuk keberlanjutan lingkungan hidup kita,” jelas AHY usai pencanangan.

Melalui GALANG RTHB, pemerintah juga mendorong langkah dekarbonisasi serta memperluas pengembangan ruang terbuka hijau.

“Seperti ini yang mudah-mudahan akan berkontribusi signifikan terhadap upaya kita menuju net zero emission, termasuk menunjang semangat dekarbonisasi dan menciptakan lingkungan yang asri,” pungkas AHY.

Simbol Komitmen Lingkungan

Pencanangan GALANG RTHB ditandai dengan pelepasan burung ke alam terbuka sebagai simbol komitmen pelestarian lingkungan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono, serta sejumlah wali kota.

Hadir pula mendampingi Wamen Ossy, Direktur Jenderal Tata Ruang Suyus Windayana dan Sekretaris Direktorat Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Ariodilah Virgantara.

Melalui GALANG RTHB, pemerintah berharap ruang terbuka hijau dan biru semakin terintegrasi dalam kehidupan masyarakat sekaligus menjadi pilar penting pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X