• Jumat, 23 Oktober 2026

Prabowo Tegaskan Strategi Indonesia Incorporated di Indonesia Economic Outlook 2026

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Minggu, 15 Februari 2026 | 13:39 WIB
Prabowo Tegaskan Strategi Indonesia Incorporated di Indonesia Economic Outlook 2026
Prabowo Tegaskan Strategi Indonesia Incorporated di Indonesia Economic Outlook 2026

JAKARTA, MAHATVA.ID – Presiden RI Prabowo Subianto kembali menegaskan pentingnya semangat Indonesia Incorporated sebagai strategi besar pembangunan nasional ke depan. Hal tersebut disampaikan dalam forum Indonesia Economic Outlook 2026 yang digelar di Wisma Danantara, Jakarta, 13 Februari 2026.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa Indonesia Incorporated merupakan konsep kolaborasi menyeluruh antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh elemen bangsa.

“Saya punya strategi adalah Indonesia Incorporated. Yang besar, yang kuat, yang menengah, yang kecil, yang kurang, semua bekerja sama. Yang besar maju, tarik yang kurang kuat. Yang kuat, tarik yang lemah,” tegas Prabowo.

Kolaborasi Nasional untuk Bangkit dan Berdikari

Presiden meyakini bahwa kebangkitan Indonesia hanya dapat dicapai melalui kerja sama seluruh komponen bangsa. Tidak hanya pemerintah, tetapi juga sektor swasta dan para pemangku kepentingan harus bergerak bersama memperkuat daya saing nasional, mempercepat pembangunan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Ia juga menegaskan komitmen terhadap pemerintahan yang bersih dan adil, serta keberpihakan kepada masyarakat paling lemah dan miskin.

“Pemerintah yang bersih dan adil, bantu yang paling lemah dan paling miskin. Kita bangkit bersama. Indonesia insyaallah nanti bukan saja raksasa yang tertidur, tapi kita harus bangkit menjadi raksasa yang mampu berdiri dan membangun kehidupan yang lebih baik bagi rakyatnya,” ujarnya.

Airlangga Paparkan Tren Positif Ekonomi

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan capaian kualitas pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dinilai semakin membaik.

Menurut Airlangga, sejumlah indikator sosial menunjukkan tren positif. Tingkat kemiskinan, rasio gini, dan tingkat pengangguran terbuka terus mengalami penurunan, sementara jumlah penduduk bekerja terus meningkat.

Ia menyebutkan bahwa tingkat kemiskinan pada September 2025 tercatat sebesar 8,25% atau sekitar 23,36 juta orang. Angka tersebut membaik signifikan dibandingkan Maret 2021 yang berada di level 10,14% atau setara 27,54 juta orang.

Stabilitas Politik dan Komitmen Investasi

Menutup sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa stabilitas politik Indonesia dalam kondisi sangat baik dan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi serta masuknya investasi.

“Saya percaya stabilitas politik di Indonesia bisa kita jaga dengan baik, tegas. Kita jaga keamanan untuk semua. Kita hormati semua perjanjian yang dibangun oleh Indonesia sebagai Pemerintah. Indonesia belum pernah default dalam sejarah kita. Kita selalu hormati semua perjanjian Pemerintah-Pemerintah pendahulu. Kita terbuka untuk investasi dari mana pun, dan kita yakin bahwa kita akan bangkit dengan sangat meyakinkan,” tegasnya.

Dengan strategi Indonesia Incorporated, pemerintah optimistis Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri (berdikari), memperkuat fondasi ekonomi nasional, serta mewujudkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh rakyat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X