• Rabu, 14 Oktober 2026

PLN Catat Sejarah: Utang Turun Rp 55 Triliun, Laba Bersih Meroket

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Rabu, 4 Desember 2024 | 14:42 WIB
PLN Catat Sejarah: Utang Turun Rp 55 Triliun, Laba Bersih Meroket
PLN Catat Sejarah: Utang Turun Rp 55 Triliun, Laba Bersih Meroket

PLN juga mencatatkan perbaikan signifikan dalam Debt Service Coverage Ratio (DSCR), yang mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban utang. DSCR PLN meningkat dari 1,40x pada 2020 menjadi 1,72x pada 2023.  

"Ketika pendapatan operasional kami meningkat dan pembayaran utang tahunan berhasil ditekan, rasio keuangan kami menjadi semakin sehat. Dari 1,40 pada 2020 kini naik menjadi 1,72 pada 2023," jelas Darmawan.  

Strategi Keberlanjutan dan Efisiensi

Keberhasilan ini merupakan hasil dari strategi efisiensi, optimalisasi revenue, dan pengelolaan utang yang cermat. Menurut Darmawan, PLN terus berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan perusahaan dengan fokus pada efisiensi operasional dan pengelolaan keuangan yang baik.  

"Kami tidak hanya menurunkan utang, tetapi juga memastikan bahwa setiap pendapatan operasional dapat dimanfaatkan untuk memperkuat fondasi keuangan perusahaan," tambahnya.  

Meningkatkan Kepercayaan Publik

Pencapaian ini menunjukkan PLN sebagai perusahaan milik negara yang mampu mengelola tantangan finansial dengan baik. Dengan keuangan yang semakin sehat, PLN diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih besar dalam mendukung pembangunan infrastruktur kelistrikan nasional.  

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa transformasi dan inovasi di tubuh PLN telah memberikan dampak positif, tidak hanya bagi perusahaan tetapi juga bagi masyarakat dan negara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X