"Kami hanya minta proyek ini memprioritaskan kepentingan masyarakat sesuai aturan yang ada. Jalan ini tidak layak untuk truk besar. Kalau begini, malah menyusahkan masyarakat," tambahnya.
LSM Soroti Dampak Sosial dan Lingkungan
Roger, anggota Tim Investigasi LSM KPK, turut mengkritisi aktivitas truk pengangkut material Bendungan Cijurey yang tidak mematuhi aturan.
"Seharusnya pihak subkontraktor menggunakan dump truck kecil untuk mengurangi dampak kerusakan jalan. Jangan hanya mencari keuntungan tanpa peduli lingkungan dan warga," tegas Roger.
Ia juga menyoroti dugaan kurangnya penerapan Sistem Manajemen Dampak Lingkungan (SIMDAL) oleh kontraktor proyek. Menurutnya, keluhan warga tidak pernah digubris, sementara pihak aparat terkesan tutup mata.
"Proyek ini harus segera mengevaluasi dampak sosial yang ditimbulkan. Warga membutuhkan solusi, bukan sekadar janji," pungkasnya.
Tuntutan Warga
1. Penegakan Perda: Mematuhi jam operasional truk sesuai aturan.
2. Perbaikan Jalan: Perbaikan jalan kabupaten yang layak dan tahan beban berat.
3. Penggunaan Truk Kecil: Mengganti truk besar dengan dump truck kecil untuk mengurangi kerusakan jalan.
4. Prioritas untuk Masyarakat: Mengutamakan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan umum.