• Jumat, 16 Oktober 2026

Diduga Buat Laporan Palsu di Polres MBD, Jems Masela Ancam Lapor Balik Dandim 1511 Pulau Moa

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Minggu, 16 Maret 2025 | 00:53 WIB
Diduga Buat Laporan Palsu di Polres MBD, Jems Masela Ancam Lapor Balik Dandim 1511 Pulau Moa
Diduga Buat Laporan Palsu di Polres MBD, Jems Masela Ancam Lapor Balik Dandim 1511 Pulau Moa

Jika tuduhan tersebut tidak bisa dibuktikan, Jems berencana melaporkan balik sang Dandim ke Panglima TNI, KSAD, Pangdam Pattimura, Danrem 151/Binaya, hingga Polisi Militer (POM) TNI AD.

"Kalau dia tidak bisa membuktikan, siap-siap saja ada pembuktian terbalik. Saya akan bawa ini ke tingkat yang lebih tinggi. Sapta Marga dan Delapan Wajib TNI harus ditegakkan!" ujar Jems dengan tegas.

Berawal dari Dugaan Ilegal Logging

Perseteruan ini bermula dari pemberitaan yang diungkap Jems terkait dugaan praktik ilegal logging yang diduga melibatkan Dandim 1511 Pulau Moa melalui anak buahnya. Kayu ilegal tersebut diduga dikirim menggunakan Kapal Sabuk Nusantara 28 di wilayah hukum KKT tanpa dokumen resmi.

Jems menduga, laporan pemerasan yang dilayangkan Galih Perkasa hanyalah strategi pengalihan isu untuk menutupi kasus ilegal logging yang tengah disorot media.

Upaya Membungkam Jurnalis?

Jems juga mempertanyakan, mengapa laporan pemerasan tersebut hanya ditujukan padanya, sementara ada empat media lain yang juga memberitakan kasus ilegal logging ini.

"Yang menulis tentang ilegal logging bukan hanya saya. Ada empat media lain yang juga memberitakan. Kalau saya dituduh memeras, bagaimana dengan yang lain? Jelas ini upaya pembungkaman terhadap jurnalis!" ungkap Jems.

Bola Panas yang Bisa Meledak Kapan Saja

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X