Lebih lanjut, H. Adi Suwardi juga mengingatkan bahwa rencana awal penetapan DOB Bogor Timur telah mengarah pada Kecamatan Jonggol sebagai calon pusat pemerintahan. Ia menyarankan agar pemerintah fokus pada kesepakatan tersebut daripada memunculkan polemik baru.
“Seharusnya kita fokus dulu pada penetapan Jonggol sebagai pusat pemerintahan Bogor Timur. Kalau memang harus berubah, Kirab Cileungsi jauh lebih layak dibanding Sukamakmur,” tegasnya.
Pemekaran Kabupaten Bogor menjadi dua wilayah administratif, yakni Kabupaten Bogor Barat dan Kabupaten Bogor Timur, telah digulirkan sejak beberapa tahun terakhir. Namun, hingga saat ini penentuan lokasi pusat pemerintahan masih menjadi isu krusial.
Sejumlah tokoh masyarakat, termasuk H. Adi Suwardi, mengingatkan pentingnya aspek strategis, geografis, dan sosial ekonomi dalam penentuan lokasi pusat pemerintahan agar tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.