Yang membedakan Kejurnas ini adalah pemberian hadiah uang tunai jutaan rupiah, sebuah terobosan yang jarang ditemukan dalam kompetisi pencak silat dalam beberapa tahun terakhir. Dukungan penuh datang dari keluarga besar Padjadjaran Indonesia sebagai sponsor utama kegiatan ini.
Sebagai informasi, Pendidikan Pembelaan Diri Padjadjaran Indonesia berdiri pada 24 Februari 1968 dan berkembang pesat dengan menggabungkan aliran pencak silat, karate, judo, jiu-jitsu, dan tenaga dalam Sosrobirowo. Perguruan ini telah mencetak banyak atlet, pelatih, dan wasit hingga tingkat internasional.
Dengan mengangkat tema “Hayu Ngahiji Sangkan Jadi Kahiji”, Kejurnas ini diharapkan menjadi tradisi tahunan untuk memupuk regenerasi, mempererat persaudaraan, dan menjaga warisan budaya pencak silat.