Keluarga korban berharap Institusi TNI-AD, khususnya Kodim Saumlaki, Korem, dan Kodam Pattimura, dapat membantu menindak pelaku yang telah mencatut nama institusi negara demi menipu masyarakat sipil.
Peringatan bagi Masyarakat
Kasus ini harus menjadi alarm keras bagi masyarakat Tanimbar dan Indonesia secara umum, agar tidak mudah percaya pada oknum yang menjual nama besar institusi demi kepentingan pribadi.
"Kesepakatannya jelas: kalau tidak lulus, uang dikembalikan. Tapi sampai sekarang, jangankan uang, suaranya pun tak terdengar lagi," tambah keluarga korban.
Dari Duan Lolat untuk Duan Lolat: Jangan Lagi Ada yang Tertipu
Masyarakat Tanimbar, terutama para petani dan keluarga sederhana, harus dilindungi dari praktik busuk semacam ini. Aparat penegak hukum, TNI, dan masyarakat sipil harus bersatu menjaga nilai-nilai kejujuran dan harga diri orang kampung agar tidak lagi dijadikan tumbal ambisi anak daerah yang kehilangan nurani.