• Senin, 19 Oktober 2026

Taiwan Gelar Latihan Perang Terbesar, Antisipasi Serangan Militer dan Siber dari China

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Kamis, 10 Juli 2025 | 07:36 WIB
Taiwan Gelar Latihan Perang Terbesar, Antisipasi Serangan Militer dan Siber dari China
Taiwan Gelar Latihan Perang Terbesar, Antisipasi Serangan Militer dan Siber dari China

China Balas dengan Tekanan Militer dan Ekonomi

Sebagai respons, China meningkatkan patroli militer di sekitar wilayah Taiwan:

  • 31 pesawat tempur dan 7 kapal militer terdeteksi dalam 24 jam terakhir

  • 24 pesawat melintasi garis tengah, pelanggaran terhadap batas tidak resmi kedua wilayah

Secara ekonomi, China juga memberlakukan kontrol ekspor terhadap 8 perusahaan pertahanan Taiwan, termasuk:

  • Aerospace Industrial Development Corporation

  • Jingwei Aerospace Technology Co.

  • CSBC Corporation (pembuat kapal terbesar Taiwan)

Larangan ini mencakup barang dual-use (sipil dan militer), yang langsung berlaku mulai 9 Juli.

“Komponen buatan China sudah lama kami keluarkan dari rantai pasokan. Industri pertahanan Taiwan sepenuhnya mandiri,” tegas juru bicara Kemenhan Taiwan, Chiao Fu-chun.

Dukungan AS dan Sikap Tegas China

Latihan ini turut melibatkan peralatan militer dari AS, termasuk sistem HIMARS, yang menuai protes dari pemerintah Tiongkok.

“Kami sangat menentang kerja sama militer antara AS dan Taiwan. Taiwan tidak akan berhasil jika mengandalkan dukungan asing,” kata Mao Ning, juru bicara Kementerian Luar Negeri China.

Sebaliknya, Presiden Taiwan Lai Ching-te menegaskan bahwa Taiwan berhak menentukan masa depannya.

“Kami tidak akan menyerah. Dunia harus tahu bahwa Taiwan siap dan akan mempertahankan dirinya sendiri,” tegasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X