• Senin, 19 Oktober 2026

Komisi X DPR Soroti Dugaan Kecurangan SPMB 2025, Nilai Rapor Diduga Dimanipulasi

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Jumat, 11 Juli 2025 | 13:10 WIB
Komisi X DPR Soroti Dugaan Kecurangan SPMB 2025, Nilai Rapor Diduga Dimanipulasi
Komisi X DPR Soroti Dugaan Kecurangan SPMB 2025, Nilai Rapor Diduga Dimanipulasi

Jakarta – MAHATVA.ID

Masalah kecurangan dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025-2026 menjadi perhatian serius DPR RI. Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian Irfani, secara terbuka menyampaikan kekhawatiran terkait praktik manipulasi nilai rapor oleh sejumlah oknum demi meloloskan peserta didik melalui jalur prestasi.

Dalam pernyataannya pada Jumat (11/7/2025), Lalu mengungkap bahwa Komisi X telah menjadwalkan rapat kerja (raker) bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti guna membahas persoalan tersebut secara mendalam.

“Kita rencana minggu depan akan raker dengan Mendikdasmen. Kami sedang menelusuri kecurangan dan kelemahan-kelemahan dari SPMB ini,” tegasnya kepada awak media.

DPR Temukan Dugaan Manipulasi Nilai Rapor di Jalur Prestasi

Komisi X DPR mengungkap adanya modus pengondisian nilai rapor siswa secara sistematis oleh oknum tertentu untuk memperbesar peluang lolos di jalur prestasi. Hal ini menjadi sorotan tajam karena jalur prestasi selama ini dianggap sebagai mekanisme untuk memberikan akses lebih adil bagi siswa berprestasi secara akademik maupun non-akademik.

“Walaupun tentunya ada hal-hal baik juga dari SPMB. Ini kebijakan baru dan tentu juga perlu adaptasi. Tapi celah manipulasi seperti ini harus ditutup,” ujar Lalu.

Desakan Perbaikan dan Evaluasi SPMB 2025

Menanggapi permasalahan ini, Lalu Hadrian mendesak pemerintah agar segera menyempurnakan sistem penerimaan murid baru dan memperkuat sistem pengawasan, khususnya pada jalur prestasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X