Dalam konteks One Piece, bendera ini menjadi lambang perlawanan terhadap otoritas yang korup, perjuangan kebebasan, dan solidaritas antarkru.
Namun, pengibaran simbol bajak laut di momen kenegaraan dinilai sejumlah pihak sebagai tidak etis dan berpotensi mencederai semangat nasionalisme.
Pihak aparat keamanan dan instansi pemerintah disebut tengah memantau pergerakan ini lebih lanjut.
Meski demikian, muncul pula pandangan yang menyebut bahwa fenomena ini adalah cerminan kritik sosial masyarakat yang merasa kehilangan saluran komunikasi efektif dengan pemerintah.
Di era digital, simbol dan budaya populer kian menjadi medium protes yang mudah dipahami, khususnya oleh generasi muda.