• Kamis, 22 Oktober 2026

Helikopter PK-RGH Milik PT Eastindo Air Hilang Kontak di Kalimantan, Tim SAR Lakukan Pencarian Intensif

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Rabu, 3 September 2025 | 14:45 WIB
Helikopter PK-RGH Milik PT Eastindo Air Hilang Kontak di Kalimantan, Tim SAR Lakukan Pencarian Intensif
Helikopter PK-RGH Milik PT Eastindo Air Hilang Kontak di Kalimantan, Tim SAR Lakukan Pencarian Intensif

Jakarta, MAHATVA.ID – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) melaporkan perkembangan terkini terkait hilangnya Helikopter BK117-D3 (H 145) registrasi PK-RGH milik PT Eastindo Air. Helikopter tersebut dilaporkan hilang kontak pada Senin (1/9/2025) saat melakukan penerbangan dari Bandar Udara Gusti Sjamsir Alam, Kotabaru, menuju Bandar Udara Tjilik Riwut, Palangkaraya.

Helikopter PK-RGH lepas landas pukul 08.46 WITA dan dijadwalkan tiba pukul 10.15 WITA. Namun, kontak terakhir dengan radio VHF Bandara Gusti Sjamsir Alam terjadi pada pukul 08.54 WITA, setelah itu helikopter tidak lagi terdeteksi.

Titik Perkiraan Hilangnya Helikopter

Lokasi dugaan hilangnya helikopter diperkirakan berada 4 kilometer dari Air Terjun Mandin Damar pada koordinat 3°6'54.58"S 115°41'21.62"E. Dari USS Batulicin, jarak tempuh menuju lokasi sekitar 71,5 km atau 7 jam perjalanan darat.

Helikopter tersebut membawa 8 orang yang terdiri dari 1 pilot, 1 co-pilot, dan 6 penumpang. Hingga kini, seluruhnya masih dalam proses pencarian.

Operasi SAR Dikerahkan

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menyampaikan bahwa operasi pencarian telah dilakukan sejak 1 September pukul 12.20 WITA. Tim gabungan yang terlibat antara lain:

  • Kantor SAR Banjarmasin (5 personel)

  • Pos SAR Kotabaru (5 personel)

  • USS Batulicin (4 personel)

  • Brimob Tanah Bumbu

  • BPBD Batulicin dan Hulu Sungai Selatan

  • TNI/Polri Udara

Hingga kini, pencarian darat dilakukan pada radius 1,5 km dari titik komunikasi terakhir, namun belum ditemukan tanda-tanda reruntuhan maupun asap.

“Kondisi medan berat dan vegetasi lebat menjadi kendala utama, ditambah terbatasnya komunikasi di lapangan,” jelas Lukman.

Empat Helikopter SAR Disiagakan

Untuk mendukung pencarian, dikerahkan 4 helikopter SAR:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X