Melalui kegiatan tersebut, warga binaan diharapkan memperoleh keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal setelah menyelesaikan masa pembinaan.
Kunjungan ini sekaligus memperlihatkan pentingnya sinergi dan pertukaran praktik baik antarunit pelaksana teknis pemasyarakatan dalam mengembangkan inovasi pembinaan.
Pengalaman Lapas Terbuka Kendal dalam mengelola peternakan ayam diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi satuan kerja lain untuk mengembangkan kegiatan produktif sesuai dengan potensi dan sumber daya yang dimiliki.
Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal pun terus berupaya menghadirkan program pembinaan kemandirian yang berkelanjutan melalui sektor peternakan dan kegiatan produktif lainnya.
Dengan pembekalan keterampilan yang relevan, warga binaan diharapkan memiliki modal untuk membangun kemandirian ekonomi serta menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.
Artikel Terkait
Razia Gabungan di Lapas Terbuka Kendal, 60 Warga Binaan dan 64 Pegawai Negatif Narkoba
Lapas Terbuka Kendal Gelar Doa Bersama dan Pembacaan Surah Ar-Rahman
Panen Telur Ayam Meningkat, Lapas Terbuka Kendal Kembangkan Breeding Berkelanjutan