Dalam kunjungan tersebut, Rudy menekankan bahwa bangunan bersejarah tidak hanya memiliki fungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menyimpan nilai sejarah dan budaya yang diwariskan lintas generasi.
“Bangunan bersejarah ini merupakan bagian dari kekayaan sejarah dan budaya yang perlu kita jaga bersama. Kita berharap warisan berharga ini tetap lestari dan dapat terus dinikmati oleh generasi mendatang,” ujar Rudy Susmanto.
Baca Juga: SDN Cileungsi 03 Direvitalisasi, Rudy Susmanto Tinjau Fasilitas Baru Sekolah
Menurutnya, keberadaan bangunan bersejarah memiliki arti penting dalam memperkuat identitas daerah sekaligus mengingatkan masyarakat terhadap perjalanan sejarah yang telah dilalui.
Karena itu, pelestarian warisan sejarah membutuhkan kepedulian bersama. Masyarakat diharapkan turut menjaga, merawat, dan menghargai peninggalan masa lalu sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur.
Kelenteng yang telah berdiri sejak 1818 tersebut menjadi salah satu bangunan bersejarah yang berada di wilayah Desa Cileungsi. Keberadaannya mencerminkan pentingnya menjaga peninggalan sejarah dan budaya agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
Baca Juga: Desa Cileungsi Bangun Jalan Beton 183 Meter dan Drainase dari Bankeu Kabupaten Bogor
Melalui upaya pelestarian tersebut, Rudy berharap kekayaan sejarah dan budaya di Kabupaten Bogor dapat terus terjaga serta menjadi kebanggaan masyarakat dan generasi mendatang.
Artikel Terkait
Bukan Sekadar Penindakan, Bupati Bogor Dorong Kolaborasi 27 Perusahaan Jaga Sungai Cileungsi
Perpanjang SIM A dan C di Cileungsi, Ini Jadwal SIM Keliling Polres Bogor
Musrenbangdes Dayeuh, Camat Cileungsi Imbau Warga Jaga Drainase dan Tidak Bakar Sampah