Sinergi antarfungsi tersebut dinilai penting agar pengelolaan sumber daya dapat mendukung operasional rumah sakit secara optimal sekaligus menjaga kualitas tata kelola keuangan.
Penguatan koordinasi juga diarahkan untuk memastikan setiap proses perencanaan, penggunaan anggaran, pencatatan, hingga pelaporan dapat dilakukan secara tertib dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam kegiatan tersebut turut dibahas sejumlah current issue yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan BLU.
Di antaranya mengenai skema remunerasi pada satuan kerja BLU serta tata kelola dan pemanfaatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di lingkungan satuan kerja BLU Polri.
Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya Puskeu Polri memperkuat tata kelola keuangan yang efektif, transparan, dan akuntabel.
Melalui kegiatan penyusunan dan penyajian laporan keuangan tersebut, Puskeu Polri berharap seluruh satuan kerja RSB BLU semakin mampu melakukan mitigasi terhadap potensi permasalahan sejak dini.
Langkah itu sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menjaga kualitas pertanggungjawaban keuangan negara dan mempertahankan capaian opini WTP secara berkelanjutan.