berita

Tegar Beriman Championship Bogor Jadi Ajang Unjuk Prestasi 2.361 Pesilat Muda

Jumat, 2 Oktober 2026 | 01:18 WIB
Tegar Beriman Championship Bogor Jadi Ajang Unjuk Prestasi 2.361 Pesilat Muda

Menurut Darren, kejuaraan pencak silat juga dapat menjadi sarana untuk menanamkan budaya berprestasi kepada anak-anak sejak usia dini.

Ia menilai pencak silat tidak hanya mengajarkan kemampuan bela diri, tetapi juga memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengembangkan potensi dan meniti jenjang prestasi olahraga.

“Motivasi saya, anak murid itu harus berprestasi. Dari usia dini harus kita ajarkan untuk berprestasi. Walaupun ada di pencak silat ini, bukan cuma bela diri saja, tapi ada jenjang prestasinya,” katanya.

Salah seorang peserta, Sherly dari Perguruan Bina Satria, mengaku sempat merasa tegang ketika pertama kali mengikuti pertandingan. Namun, rasa gugup tersebut berangsur hilang setelah dirinya mulai bertanding di atas matras.

“Awalnya tegang, tapi pas sudah masuk biasa saja. Senang,” ujar Sherly.

Dalam Tegar Beriman Championship, Sherly berhasil meraih juara kedua. Ia mengatakan, keikutsertaannya dalam kompetisi tersebut didorong keinginan untuk meraih prestasi sekaligus membanggakan sekolah dan kedua orang tuanya.

“Motivasinya supaya bisa membanggakan, dari sekolah sampai orang tua,” katanya.

Tegar Beriman Championship menjadi ruang kompetisi sekaligus pembinaan bagi para pesilat muda dari berbagai daerah. Partisipasi 2.361 peserta dari 15 provinsi dan 161 kontingen menunjukkan tingginya animo terhadap olahraga pencak silat.

Selain menjadi arena pertandingan, kejuaraan tersebut juga menjadi bagian dari proses pembinaan atlet melalui pengalaman bertanding, evaluasi kemampuan, serta pembentukan mental dan karakter sportivitas.

Halaman:

Terkini