berita

Cegah Stunting Sejak Dini, Pemdes Klapanunggal Beri PMT kepada 15 Penerima

Jumat, 25 September 2026 | 18:34 WIB
Cegah Stunting Sejak Dini, Pemdes Klapanunggal Beri PMT kepada 15 Penerima

BOGOR, MAHATVA.ID — Pemerintah Desa Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, terus memperkuat upaya pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi ibu hamil dan balita.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui pemberian makanan tambahan (PMT) yang menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus dalam pemenuhan kebutuhan gizi.

Sebanyak 15 paket makanan tambahan disalurkan di depan teras Kantor Desa Klapanunggal, Jumat (25/9/2026). Rinciannya, empat paket diberikan kepada ibu hamil dan 11 paket untuk balita.

Paket PMT tersebut berisi sejumlah bahan pangan, di antaranya beras, telur, ayam, dan biskuit. Pemberian makanan tambahan itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan energi dan protein para penerima manfaat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh tiga Kader Pembangunan Manusia (KPM), yakni Desti, Siti Zainab, dan Sabnah. Program PMT merupakan hasil rembuk stunting Desa Klapanunggal dan dibiayai melalui Dana Desa.

Penyerahan paket makanan tambahan dilakukan secara langsung oleh Kepala Desa Klapanunggal Ade Endang Saripudin, yang akrab disapa Kades Gonon.

Menurut Kades Gonon, perhatian terhadap persoalan gizi perlu dilakukan sejak dini, terutama sejak masa kehamilan. Pemenuhan gizi ibu hamil dinilai penting untuk menjaga kesehatan ibu sekaligus mendukung tumbuh kembang janin.

“Jangan sampai kita baru bergerak ketika ibu atau anak sudah mengalami masalah kesehatan. Pemenuhan gizi harus diperhatikan sejak ibu mengandung, karena kesehatan ibu sangat berkaitan dengan kondisi bayi yang akan dilahirkan,” ujar Kades Gonon.

Ia menjelaskan, pemberian PMT diharapkan dapat membantu menambah asupan gizi dan protein bagi ibu hamil yang membutuhkan dukungan tambahan selama masa kehamilan.

“Kami ingin ibu hamil mendapatkan asupan gizi dan protein yang lebih baik. Harapannya, kehamilan dapat berjalan dengan baik, proses persalinan lancar, serta ibu dan bayi dalam kondisi sehat,” katanya.

Selain ibu hamil, balita juga menjadi sasaran dalam program tersebut. Sebanyak 11 balita menerima paket makanan tambahan sebagai bagian dari upaya mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.

“Anak-anak ini adalah generasi penerus. Mereka harus mendapatkan makanan bergizi dan protein yang cukup agar pertumbuhan dan kesehatan mereka dapat terjaga dengan baik,” tegasnya.

Kades Gonon menambahkan, program PMT tidak semata-mata dimaknai sebagai pembagian paket makanan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian upaya Pemerintah Desa Klapanunggal dalam memperkuat pencegahan stunting melalui intervensi sejak dini.

Menurutnya, keberhasilan pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, kader, tenaga kesehatan, hingga keluarga penerima manfaat.

Halaman:

Terkini