berita

Bimtek Content Creator Diskominfo Bogor, Siswa Didorong Bijak Bermedia Sosial

Kamis, 24 September 2026 | 08:47 WIB
Bimtek Content Creator Diskominfo Bogor, Siswa Didorong Bijak Bermedia Sosial

Bambang menambahkan, Pemkab Bogor melalui Diskominfo terus mendorong peningkatan literasi dan kecakapan digital masyarakat.

Upaya tersebut diarahkan untuk membangun ekosistem digital yang tidak hanya maju secara teknologi, tetapi juga didukung masyarakat yang cerdas, kreatif, aman, santun, dan bertanggung jawab.

Ia berharap keterampilan yang diperoleh melalui Bimtek dapat terus dikembangkan, baik dalam aktivitas bermedia sosial maupun proses pembelajaran di sekolah.

“Kita ingin melihat dari Kabupaten Bogor lahir content creator-content creator muda yang kreatif dan inspiratif, serta guru-guru yang mampu memanfaatkan media digital sebagai sarana pembelajaran dan penyebarluasan informasi positif,” pungkasnya.

Komdigi: Semua Orang Bisa Jadi Content Creator

Sementara itu, Kepala Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) Komdigi Jakarta, Kementerian Komdigi, Dea Rahman, mengapresiasi pelaksanaan Bimtek Content Creator di Kabupaten Bogor.

Menurutnya, kemampuan menjadi content creator saat ini dapat dimiliki oleh siapa saja dan tidak terbatas pada kelompok atau kategori tertentu.

“Content creator itu tidak hanya untuk satu golongan atau kategori peserta saja, tetapi sekarang semua orang bisa menjadi content creator,” kata Dea.

Ia menilai kegiatan Bimtek tersebut menjadi bagian dari upaya pemerataan informasi dan edukasi bagi masyarakat yang ingin mengembangkan kemampuan dalam membuat konten digital.

Selain kemampuan teknis, Dea menekankan pentingnya penggunaan media sosial secara bertanggung jawab, khususnya bagi generasi muda.

Menurutnya, media sosial memiliki banyak manfaat, tetapi juga dapat memberikan dampak negatif apabila digunakan secara berlebihan dan tidak bijak.

“Media sosial memiliki banyak keuntungan yang bisa kita dapatkan atau raih. Namun, di sisi lain, sisi negatifnya juga banyak,” ujarnya.

Karena itu, Dea mengingatkan para siswa agar tetap menempatkan pendidikan sebagai prioritas di tengah aktivitas bermedia sosial maupun membuat konten.

“Jangan sampai waktu kita habis hanya untuk menggunakan media sosial. Jangan lupa masih ada tugas utama, yaitu belajar. Menjadi content creator tentu boleh, tetapi tetap utamakan belajar dengan baik,” tandasnya.

Melalui Bimtek Content Creator tersebut, Diskominfo Kabupaten Bogor berharap kemampuan literasi digital dan kreativitas generasi muda semakin berkembang, sekaligus mendorong lahirnya konten-konten positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Halaman:

Terkini