Sebelumnya, pada Agustus 2026, DAP telah memutuskan melalui persidangan nasionalnya untuk tetap berada dalam pemerintahan federal hingga berakhirnya masa jabatan Parlemen ke-16.
Anwar Tegaskan Pemerintah Tetap Melawan Korupsi
Perdana Menteri Anwar Ibrahim sebelumnya mengatakan pengampunan bersyarat terhadap Najib tidak mengurangi komitmen pemerintah untuk memerangi korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.
Anwar menegaskan bahwa perkara korupsi yang masih berjalan, termasuk perkara yang melibatkan Najib, harus tetap mengikuti proses hukum.
Menurut Anwar, kewenangan akhir dalam pemberian pengampunan berada pada Yang di-Pertuan Agong sebagaimana diatur dalam konstitusi Malaysia.
Pada Minggu, Anwar juga mengatakan dirinya akan bertemu dengan Loke untuk mendengar pandangannya sebelum memutuskan mengenai tawaran pengunduran diri tersebut.
Perkembangan ini menambah tekanan politik di dalam pemerintahan persatuan Malaysia, yang mempertemukan Pakatan Harapan dengan Barisan Nasional yang salah satu kekuatan utamanya adalah UMNO, partai yang masih memiliki hubungan politik dengan Najib.
Loke sendiri menegaskan bahwa sikapnya tidak dimaksudkan untuk menarik seluruh DAP keluar dari pemerintahan. Ia tetap menjabat sebagai Sekretaris Jenderal DAP dan anggota parlemen untuk Seremban sembari menunggu keputusan Anwar terkait tawaran pengunduran dirinya.