berita

Solidaritas Jurnalis Kabupaten Bogor Menguat, Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 07:36 WIB
Solidaritas Jurnalis Kabupaten Bogor Menguat, Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

BOGOR, MAHATVA.ID – Solidaritas sesama insan pers di Bogor menguat menyusul hilang kontaknya lima jurnalis saat menjalankan tugas peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda.

Puluhan jurnalis dari berbagai organisasi profesi berkumpul menggelar doa bersama di kawasan Alun-Alun Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (10/9/2026) malam.

Doa bersama tersebut menjadi bentuk dukungan moral sekaligus harapan agar lima jurnalis bersama tiga kru speedboat yang masih dalam pencarian segera ditemukan dalam kondisi selamat.

Lilin dinyalakan dalam kegiatan tersebut sebagai simbol harapan dan doa bagi keselamatan seluruh orang yang masih dalam pencarian.

Kelima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak yakni M. Bagus Khoirunnas (ANTARA), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu), dan Donal (freelance).

Mereka berangkat bersama tiga kru speedboat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, Banten, pada Senin (7/9/2026).

Kegiatan doa bersama dihadiri perwakilan IJTI Bogor, PWI Kabupaten Bogor, dan PFI Bogor. Kehadiran organisasi profesi tersebut menjadi wujud solidaritas insan pers Bogor terhadap rekan seprofesi yang masih dalam pencarian.

Doa Terbaik dari Bogor
Dedy Firdaus: Keselamatan Tetap yang Utama
Berita Bisa Ditunda, Nyawa Tidak Bisa Digantikan

Ketua pelaksana doa bersama, Sandika Fadilah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian insan pers Bogor terhadap rekan-rekan yang tengah menjalankan tugas jurnalistik.

“Doa terbaik dari Bogor. Mudah-mudahan kelima jurnalis segera ditemukan dalam keadaan selamat,” kata Sandika.

Menurutnya, doa bersama menjadi ruang bagi para jurnalis untuk memberikan dukungan moral kepada keluarga dan rekan-rekan yang masih menunggu kabar dari proses pencarian.

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Bogor, Dedy Firdaus, menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi bagian utama dalam setiap pelaksanaan tugas jurnalistik, khususnya ketika wartawan bekerja di wilayah yang memiliki risiko tinggi.

“Kita doakan teman-teman kita, saudara kita, semoga bisa ditemukan dalam keadaan selamat dan bisa berkumpul lagi bersama keluarga,” ujar Dedy.

Ia menegaskan, tugas jurnalistik memang menuntut wartawan untuk hadir di tengah peristiwa dan memberikan informasi kepada masyarakat. Namun, keberanian dalam menjalankan tugas tidak boleh mengabaikan keselamatan jiwa.

Halaman:

Terkini