Selain itu, masing-masing wilayah diminta menghitung kebutuhan dan kuota peserta sesuai dengan kondisi daerahnya.
Pemutakhiran data jabatan juga menjadi perhatian agar hasil profiling dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam pengelolaan ASN.
BKN menilai keberhasilan Pro-ASN akan menjadi salah satu fondasi penting dalam penerapan sistem merit dan pengelolaan talenta ASN secara nasional.
Dengan tersedianya database profiling yang lebih lengkap, pemerintah diharapkan memiliki basis data yang kuat untuk menentukan arah pengembangan kompetensi dan karier ASN secara lebih objektif.
Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola manajemen ASN yang lebih terukur, berbasis data, dan sesuai dengan kebutuhan organisasi pemerintahan.