berita

Kabar Baik, Bupati Bogor Rudy Susmanto Stabil Usai Jalani Kateterisasi Jantung

Jumat, 4 September 2026 | 08:33 WIB
Kabar Baik, Bupati Bogor Rudy Susmanto Stabil Usai Jalani Kateterisasi Jantung

BOGOR, MAHATVA.ID — Kabar baik datang dari Bupati Bogor Rudy Susmanto. Setelah menjalani tindakan kateterisasi jantung di RSUD Ciawi, Kamis (3/9/2026) sore, kondisi Rudy Susmanto dipastikan stabil dan saat ini masih menjalani observasi serta beristirahat.

Tindakan medis tersebut dilakukan oleh Dr. dr. Kornadi, Subsp.KI. (K), FIHA, FAsCC, MKM, ahli kardiologi intervensional, untuk mengatasi keluhan jantung yang dialami Bupati Bogor.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty, mengatakan prosedur berjalan lancar tanpa kendala. Dalam tindakan tersebut, dokter juga tidak perlu melakukan pemasangan ring maupun stent.

“Alhamdulillah tadi sore sudah dilakukan tindakan untuk mengatasi keluhan jantungnya Bapak Bupati. Alhamdulillah semua berjalan dengan baik dan kondisi Bapak juga stabil. Saat ini Bapak sedang istirahat,” ujar Fusia.

Fusia menjelaskan, tindakan medis yang dilakukan terhadap Bupati Rudy merupakan ballooning kateter, yakni prosedur yang dilakukan untuk menangani penyempitan pada pembuluh darah jantung.

“Tindakannya dalam istilah kedokterannya ballooning kateter. Jadi tidak dipasang ring, tidak dipasang stent, karena kondisi Bapak juga alhamdulillah bagus,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, terdapat penyempitan pada pembuluh darah jantung Bupati Bogor.

Fusia menyebut sejumlah faktor risiko dapat berkaitan dengan kondisi tersebut, di antaranya kadar kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi.

“Ya, ada penyempitan pada pembuluh darah jantung Bapak. Mungkin karena adanya hiperkolesterol, kolesterol yang tinggi, darah tinggi, dan sebagainya. Tapi semua sudah teratasi dengan baik,” katanya.

Saat ini, Bupati Bogor masih menjalani observasi pascatindakan.

Fusia mengatakan, apabila dalam waktu 1x24 jam tidak muncul keluhan maupun kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, Rudy Susmanto diproyeksikan dapat kembali beraktivitas dan diperbolehkan pulang.

“Mudah-mudahan kalau dalam 1x24 jam Bapak tidak ada keluhan, Bapak sudah bisa beraktivitas normal kembali. Setelah 24 jam tidak ada masalah, besok Bapak sudah bisa pulang,” ungkap Fusia.

Ia menambahkan, secara umum masa pemulihan setelah tindakan dapat membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat hari.

Namun, kondisi Bupati Bogor yang stabil menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan masa observasi dan pemulihan selanjutnya.

Halaman:

Terkini