Penciptaan Lapangan Kerja Baru: 2,57–3,49 juta orang
GNI per kapita: USD 5.800–5.840
GNI per kapita: Rp98,54–99,22 juta
Indeks Kualitas Lingkungan Hidup: 76,84
Sementara itu, Tingkat Kemiskinan Ekstrem disepakati berada pada kisaran 0–0,5 persen. Angka tersebut sedikit berbeda dengan target dalam Nota Keuangan RAPBN 2027 yang mencantumkan angka 0 persen.
Untuk Rasio Gini, pemerintah dan DPR menyepakati kisaran 0,360–0,365, sementara dalam Nota Keuangan RAPBN 2027 sebelumnya tercantum kisaran 0,362–0,367.
Purbaya Apresiasi Dukungan DPR
Menanggapi kesepakatan tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota Komisi XI DPR RI atas dukungan dalam pembahasan asumsi dasar ekonomi makro RAPBN 2027.
“Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pimpinan dan seluruh anggota Komisi XI DPR RI atas dukungan yang solid dalam serangkaian pembahasan asumsi dasar ekonomi makro RAPBN Tahun 2027 yang berjalan dinamis dan konstruktif, sehingga menghasilkan komitmen yang kuat untuk mendorong arah kebijakan fiskal tahun 2027 yang semakin efektif untuk akselerasi pertumbuhan dan kesejahteraan,” ungkap Menkeu.
Purbaya menambahkan, pemerintah akan menindaklanjuti sekaligus menjadikan seluruh masukan, pandangan, saran, dan kesepakatan yang dicapai dalam rapat tersebut sebagai pedoman untuk menyempurnakan kebijakan penyusunan arsitektur RAPBN 2027.
“Semoga seluruh ikhtiar, pemikiran, dan kerja bersama yang telah kita lakukan menjadi bagian dari upaya besar untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur,” pungkas Menkeu.
Kesepakatan asumsi dasar ekonomi makro dan sasaran pembangunan tersebut selanjutnya menjadi bagian penting dalam proses penyusunan RAPBN 2027, khususnya dalam menentukan arah kebijakan fiskal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.