berita

Danantara Suntik Rp456 Miliar untuk Bereskan Apartemen LRT City Mangkrak, 2.400 Konsumen Menanti

Minggu, 30 Agustus 2026 | 07:54 WIB
Danantara Suntik Rp456 Miliar untuk Bereskan Apartemen LRT City Mangkrak, 2.400 Konsumen Menanti

JAKARTA, MAHATVA.ID – Danantara Indonesia akan menyuntikkan dana sebesar Rp456 miliar kepada PT Adhi Karya (Persero) Tbk untuk membantu menyelesaikan proyek Apartemen LRT City yang mangkrak dan belum diserahterimakan kepada ribuan konsumen.

Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen menyelesaikan persoalan yang dialami konsumen. Berdasarkan data yang ada, ribuan pembeli hingga kini belum memperoleh hak atas unit apartemen yang telah mereka beli.

“Ya nanti akan ada bentuknya equity injection untuk penyelesaian. Saya membutuhkan penyelesaian itu Rp456 miliar. Itu akan kita lakukan,” ujar Dony, Kamis (27/8/2026).

Dony menegaskan penyelesaian proyek menjadi perhatian serius Danantara. Menurutnya, persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut karena menyangkut masyarakat yang telah mengalokasikan tabungan mereka untuk membeli hunian.

Ia menyebut sebagian konsumen bahkan membeli unit tersebut sebagai rumah pertama dengan menggunakan dana hasil tabungan dan fasilitas pembiayaan.

“Bayangkan orang menyisakan uangnya, menempatkan uangnya, itu uang tabungannya. Apalagi itu uang rumah pertama. Itu dzalim namanya,” kata Dony.

Dony mengatakan dirinya telah memanggil pihak Adhi Karya untuk membahas penyelesaian proyek LRT City. Ia menekankan bahwa konsumen tidak boleh dirugikan akibat persoalan yang terjadi dalam pengembangan proyek.

“Teman-teman yakinlah sama saya, pasti akan saya bereskan. Kita akan selesaikan kurang lebih untuk menyelesaikan 2 ribu sekian saudara-saudara kita yang sudah membayar itu. Tidak boleh orang terzalimi dengan hal-hal begitu,” ujarnya.

Proyek LRT City dikembangkan oleh anak usaha Adhi Karya, PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP).

Sejumlah proyek yang menjadi perhatian konsumen berada di kawasan Ciracas, Tebet, dan Cibubur.

Untuk proyek LRT City Ciracas dan LRT City Tebet, struktur bangunan disebut telah berdiri hingga mencapai tahap topping off. Namun, pekerjaan interior dan pembangunan sejumlah fasilitas terhenti setelah Lebaran 2025.

Sementara proyek LRT City Cibubur belum memasuki tahap pembangunan fisik. Hingga saat ini, lahan proyek tersebut masih berupa area kosong.

Berdasarkan data ADCP, sekitar 2.400 konsumen hingga kini belum menerima unit apartemen yang telah dibeli. Sebagian besar pembeli sebelumnya dijanjikan proses serah terima unit pada periode 2023 hingga 2024.

Namun, hingga saat ini sejumlah konsumen yang telah melunasi pembayaran maupun masih menjalani cicilan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) belum memperoleh kepastian terkait penyelesaian proyek dan serah terima unit.

Halaman:

Terkini