berita

Prabowo Dorong Pemulihan NTT Jadi Momentum Bangun Ekonomi dan Konektivitas

Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:17 WIB
Prabowo Dorong Pemulihan NTT Jadi Momentum Bangun Ekonomi dan Konektivitas

Rapat koordinasi turut menginventarisasi kebutuhan yang masih diperlukan di lapangan. Gubernur, bupati, Pangdam, dan Kapolda diminta menyampaikan kebutuhan secara spesifik untuk mendukung percepatan penanganan dampak bencana.

Sejumlah kebutuhan yang dibahas antara lain tenda untuk sekolah terdampak, kapal angkut LCM yang mampu menjangkau wilayah pantai, serta kendaraan operasional seperti double cabin.

Kelangsungan pendidikan anak-anak korban bencana juga menjadi perhatian. Pemerintah daerah diminta memastikan mereka tetap memperoleh akses belajar, termasuk dukungan terhadap biaya pendidikan dan kuliah selama masa pemulihan.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi dampak psikologis akibat bencana sekaligus mencegah anak-anak kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan.

Prabowo juga menaruh perhatian pada pembukaan jalur utara. Akses tersebut dinilai strategis bukan hanya untuk memperlancar distribusi bantuan, tetapi juga membuka konektivitas bagi produksi, pariwisata, dan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah utara.

Dengan demikian, pembangunan pascabencana diarahkan tidak sekadar memulihkan fasilitas yang rusak, tetapi sekaligus memperkuat konektivitas dan membuka ruang pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat.

Korban Bencana Jangan Semakin Tertekan

Persoalan ekonomi warga terdampak bencana turut menjadi perhatian dalam rapat tersebut. Salah satunya tekanan terhadap korban akibat penagihan pinjaman koperasi harian.

Masyarakat yang kehilangan rumah, pekerjaan, maupun sumber penghasilan dinilai membutuhkan perlindungan agar tidak menghadapi beban ekonomi tambahan di tengah proses pemulihan.

Prabowo mengarahkan agar persoalan penagihan yang menekan korban diselesaikan melalui pimpinan daerah. Para penagih diminta berhadapan langsung dengan pejabat berwenang sehingga masyarakat terdampak tidak menghadapi tekanan secara sepihak.

Pendekatan tersebut menegaskan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan pembangunan kembali infrastruktur. Perlindungan terhadap daya tahan sosial dan ekonomi warga juga menjadi bagian penting dari proses pemulihan.

Membangun NTT yang Lebih Tangguh

Bagi Prabowo, penanganan bencana membutuhkan kepemimpinan yang berani, koordinasi cepat, dan keberpihakan nyata kepada rakyat.

Pemulihan NTT diharapkan tidak berhenti pada upaya mengembalikan kondisi daerah seperti sebelum bencana. Proses tersebut harus menjadi titik awal untuk membangun wilayah yang lebih produktif, mandiri, hijau, dan tangguh menghadapi krisis.

Dengan arah tersebut, fase pascabencana diposisikan bukan semata sebagai tahap pemulihan, melainkan kesempatan untuk memperkuat fondasi pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTT.

Halaman:

Terkini