berita

PWI Pusat Bahas Masa Depan Modal Ventura, Pendampingan Perusahaan Pasangan Usaha Diminta Diperkuat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:27 WIB
PWI Pusat Bahas Masa Depan Modal Ventura, Pendampingan Perusahaan Pasangan Usaha Diminta Diperkuat

JAKARTA, MAHATVA.ID – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Akhmad Munir menilai industri modal ventura memiliki peran strategis dalam memperkuat perusahaan rintisan dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan.

Menurut Akhmad Munir, modal ventura tidak hanya berfungsi sebagai sumber pembiayaan bagi startup dan UMKM. Lebih dari itu, industri tersebut dapat menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem bisnis yang sehat, berkualitas, dan berkelanjutan.

Karena itu, ia mendorong adanya kolaborasi antara regulator, pelaku industri, komunitas modal ventura, hingga perusahaan pasangan usaha (PPU).

“OJK sebagai regulator tentu punya otoritas dalam mendukung, men-support keberadaan Amvesindo (Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia) atau komunitas modal ventura ini agar bisa bersama-sama untuk bisa menjadi bagian yang turut menjadi ekosistem ekonomi di Indonesia,” kata Akhmad Munir.

Hal tersebut disampaikan Akhmad Munir dalam Talkshow Jurnalistik bertema “Saatnya Perkuat Modal Ventura” yang digelar di Kantor PWI Pusat Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Akhmad Munir mengatakan penguatan industri modal ventura menjadi semakin penting di tengah kebutuhan startup dan UMKM terhadap akses pembiayaan.

Menurutnya, dukungan terhadap perusahaan rintisan tidak cukup hanya berupa suntikan modal. Ekosistem bisnis juga membutuhkan penguatan jaringan usaha, tata kelola perusahaan, serta pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Banyak startup-startup kita, terutama dalam bagaimana membangun modal ventura sering kali kendalanya eksistensi terhadap permodalan, itu yang mungkin perlu kita garis bawahi, sekaligus juga bagaimana modal ventura ini bisa memperkuat jaringannya, kemudian memperkuat tata kelolanya dan memperkuat ekosistem bisnisnya. Oleh karena itu, butuh support dari OJK,” ujarnya.

Ia berharap industri modal ventura dapat semakin berkembang dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, terutama dalam mendukung usaha-usaha potensial yang membutuhkan akses pembiayaan sekaligus pendampingan.

Sementara itu, Kepala Direktorat Pengawasan Perusahaan Modal Ventura dan Lembaga Keuangan Khusus OJK Aulia Fadly menegaskan bahwa perusahaan modal ventura (PMV) yang telah memperoleh izin dan terdaftar berada dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Kalau yang legal, yang sudah memiliki izin dan terdaftar, itu menjadi domain kami untuk melakukan review dan pengawasan,” kata Aulia.

Menurutnya, pengawasan terhadap perusahaan modal ventura telah dilakukan sejak tahap awal. Salah satunya melalui proses fit and proper test terhadap calon pihak utama.

Proses tersebut meliputi pemeriksaan dokumen, wawancara, hingga penelusuran latar belakang untuk menilai integritas dan kompetensi pengurus maupun pemegang saham pengendali.

OJK juga telah menyiapkan regulasi serta mekanisme mitigasi untuk mengantisipasi berbagai potensi penyimpangan dalam industri modal ventura.

Halaman:

Terkini