Kedua, mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) impor melalui percepatan penggunaan kendaraan listrik.
Ketiga, memperkuat industri motor listrik nasional sekaligus membangun rantai pasok yang mencakup baterai, komponen kendaraan, perangkat lunak, hingga layanan purnajual.
Dengan kebijakan tersebut, pemerintah menargetkan pengembangan kendaraan listrik tidak berhenti pada peningkatan jumlah kendaraan yang beredar, tetapi juga mampu menciptakan industri nasional yang kuat dan memiliki rantai pasok domestik.
Masuknya Alva dan Gesits dalam skema yang sedang disiapkan menjadi salah satu langkah awal pemerintah untuk memperkuat industri motor listrik produksi dalam negeri.