“Karang Taruna hadir sebagai wadah dan jembatan fasilitasi bagi karya generasi muda agar dikenal lebih luas, bukan untuk mengakuisisi karya kreator.”
Menurutnya, kegiatan seperti Nobar dan Talkshow Edukasi Film dapat menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem kreatif di tingkat desa.
Karena itu, kolaborasi berbagai pihak dinilai penting agar potensi anak muda tidak berhenti sebatas kreativitas, tetapi dapat berkembang menjadi kegiatan produktif dan memiliki nilai ekonomi.
Karang Taruna Desa Ciburayut berharap kolaborasi hexahelix yang melibatkan pemerintah, komunitas, akademisi, media, pelaku usaha, dan masyarakat dapat terus diperkuat.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu membuka lebih banyak ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan, mengembangkan kreativitas, sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru.
Subsektor film menjadi salah satu potensi yang dapat dikembangkan karena memiliki keterkaitan dengan berbagai bidang lain, mulai dari seni, budaya, pariwisata, teknologi, hingga promosi potensi lokal.
Lebih jauh, kegiatan tersebut diharapkan menjadi pemantik semangat pemuda untuk unjuk kabisa dan menghasilkan karya-karya yang mampu membawa nama Desa Ciburayut ke tingkat yang lebih luas.
Dengan munculnya ruang-ruang kreatif seperti ini, diharapkan semakin banyak pemuda Ciburayut yang berdaya saing, produktif, dan berani berkarya.
Bukan hanya di bidang film, tetapi juga berbagai sektor lain yang berpotensi dikembangkan berdasarkan kemampuan dan kreativitas pemuda di setiap wilayah Desa Ciburayut.
Dari layar film, cerita lokal menemukan panggung. Dari kreativitas pemuda, potensi desa menemukan masa depan.