berita

Prabowo Dorong PFII, DDMF dan Giant Sea Wall Jadi Fondasi Baru Ekonomi Indonesia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:34 WIB
Prabowo Dorong PFII, DDMF dan Giant Sea Wall Jadi Fondasi Baru Ekonomi Indonesia

Presiden menyebut DDMF akan dikelola secara disiplin dan profesional. Salah satu contoh pemanfaatannya adalah untuk mendukung pengembangan proyek mobil nasional.

Pemerintah menargetkan produksi massal mobil nasional pada akhir 2028.

Selain agenda ekonomi dan investasi, pemerintah juga menempatkan pembangunan Giant Sea Wall Pantai Utara Jawa sebagai proyek strategis nasional jangka panjang.

Prabowo menegaskan pembangunan tanggul laut raksasa tersebut harus segera dimulai untuk melindungi jutaan masyarakat yang tinggal di kawasan Pantura dari ancaman kenaikan muka air laut.

“Giant Sea Wall kita di pantai utara Jawa harus dibangun segera dan menjadi sabuk perlindungan bagi jutaan warga Pantura Jawa untuk menyelamatkan puluhan ribu hektare yang mulai tenggelam oleh naiknya laut,” ujar Prabowo.

Menurut Presiden, Giant Sea Wall tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan pesisir. Infrastruktur tersebut juga diharapkan dapat menjadi bagian dari sistem penyediaan air bersih, membuka jalur pertumbuhan ekonomi baru, sekaligus menjadi proyek rekayasa yang memperkuat kemampuan teknologi dan sumber daya manusia Indonesia.

Pemerintah juga akan memanfaatkan hasil riset dan inovasi dalam negeri. Prabowo menyebut Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah menghasilkan berbagai terobosan teknologi yang dapat dimanfaatkan dalam pembangunan proyek tersebut.

Pembangunan Giant Sea Wall diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 15 hingga 20 tahun. Proyek tersebut direncanakan terbagi dalam 15 segmen, membentang dari Banten hingga Jawa Timur, termasuk wilayah Gresik.

Presiden mengatakan pembangunan dapat dipercepat apabila pelaksanaan setiap segmen dilakukan secara serentak.

“Apapun kita harus berani mulai. Ini menyangkut hajat hidup puluhan juta rakyat kita yang hidup di Pantura,” tegasnya.

Prabowo juga menyoroti pentingnya Giant Sea Wall bagi keberlangsungan industri nasional. Kawasan Pantura Jawa merupakan salah satu kawasan penting bagi aktivitas industri dan ekonomi nasional.

Karena itu, pembangunan tanggul laut raksasa dinilai bukan hanya berkaitan dengan perlindungan lingkungan dan masyarakat, tetapi juga menyangkut masa depan industri Indonesia.

“Masa depan industri kita juga dipertaruhkan,” pungkas Presiden.

Ketiga agenda tersebut—PFII, DDMF, dan Giant Sea Wall Pantura—menunjukkan arah kebijakan pemerintah yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi keuangan, kapasitas industri, infrastruktur, serta perlindungan kawasan strategis untuk menghadapi tantangan Indonesia dalam beberapa dekade mendatang.

Halaman:

Terkini