berita

Indonesia Desak Dunia Bersatu Hadapi Israel, Wamenlu Serukan Lima Langkah untuk Palestina

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:46 WIB
Indonesia Desak Dunia Bersatu Hadapi Israel, Wamenlu Serukan Lima Langkah untuk Palestina

JAKARTA, MAHATVA.ID — Indonesia mendesak komunitas internasional agar tidak tinggal diam menghadapi tindakan pemerintah Israel yang dinilai semakin merongrong wilayah Palestina, khususnya Yerusalem Timur dan kompleks Masjid Al Aqsa.

Desakan tersebut disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Arrmanatha Nasir dalam pertemuan tingkat menteri mengenai Yerusalem yang berlangsung di Amman, Yordania, Rabu (5/8/2026) waktu setempat.

Indonesia menilai diperlukan langkah bersama dan pendekatan yang lebih terkoordinasi untuk menghadapi berbagai perkembangan di Palestina serta kawasan Timur Tengah.

“Indonesia mendorong agar komunitas internasional tidak lagi menggunakan cara-cara lama. Tidak lagi membiarkan pelanggaran Israel, dan tidak lagi menghadapinya secara terpecah,” kata Arrmanatha dalam pertemuan tersebut, sebagaimana pernyataan Kementerian Luar Negeri RI, Kamis (6/8/2026).

Dalam forum tersebut, Wamenlu Arrmanatha menyoroti perubahan lanskap politik dan keamanan di Timur Tengah yang disebut semakin kompleks.

Ia menyinggung meningkatnya provokasi pemukim Israel di Tepi Barat, konflik di Gaza, serta perkembangan situasi di Suriah dan Lebanon. Arrmanatha juga menyoroti eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

Menurut Indonesia, perkembangan tersebut membutuhkan respons internasional yang lebih kuat dan terkoordinasi, khususnya dalam memastikan penghormatan terhadap hukum internasional serta perlindungan terhadap masyarakat sipil.

Wamenlu juga menegaskan bahwa perjuangan Palestina tidak semata-mata merupakan persoalan satu kelompok atau agama.

“Perjuangan Palestina bukan hanya milik umat Islam, tetapi merupakan bagian dari perjuangan dunia, khususnya negara-negara Selatan,” ujar Arrmanatha.

Ia menambahkan bahwa sejumlah negara yang selama ini memiliki hubungan dekat dengan Israel bahkan telah mengambil langkah berupa sanksi terhadap pemukim Israel di Tepi Barat.

Melihat perkembangan tersebut, Indonesia menyerukan kepada negara-negara yang hadir dalam pertemuan di Amman untuk membangun koalisi besar guna memperkuat dukungan terhadap Palestina.

Arrmanatha menyampaikan lima langkah konkret yang dinilai penting untuk dilakukan komunitas internasional.

Pertama, membangun strategi bersama yang berlandaskan persatuan serta menegakkan hukum internasional dan putusan Mahkamah Internasional atau International Court of Justice (ICJ).

Kedua, memperjuangkan perluasan pengakuan internasional terhadap kedaulatan Palestina.

Halaman:

Terkini