berita

Ketika Air Susu Dibalas Air Tuba: Mama yang Menyanyi, Anak yang Lupa Pulang

Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:56 WIB
Ketika Air Susu Dibalas Air Tuba: Mama yang Menyanyi, Anak yang Lupa Pulang

Ada satu kesalahan manusia yang sering berulang: kita baru menyadari nilai seseorang setelah kehilangan kehadirannya.

Ketika mama masih hidup, kita merasa masih punya banyak waktu.

Nanti saja menelepon.

Nanti saja pulang.

Nanti saja berkunjung.

Nanti saja membantu.

Tetapi waktu tidak pernah menjanjikan kata nanti.

Suatu hari, telepon itu mungkin tidak lagi berdering.

Rumah mungkin masih berdiri, tetapi suara mama sudah tidak terdengar.

Dapur mungkin masih ada, tetapi tidak ada lagi asap sagu dan nyanyian buju-buju.

Saat itulah seorang anak mungkin akan duduk sendirian dan menyadari sesuatu yang sangat menyakitkan:

Ternyata yang selama ini dianggap biasa adalah sebuah kemewahan yang tidak bisa dibeli kembali.

Maka, sebelum terlambat, pulanglah.

Bukan hanya pulang ke rumah.

Pulanglah kepada hati yang pernah membesarkanmu.

Halaman:

Terkini