berita

PLN EPI Genjot Bioenergi, Target Serap 10 Juta Ton Biomassa pada 2030

Senin, 22 Juni 2026 | 18:52 WIB
PLN EPI Genjot Bioenergi, Target Serap 10 Juta Ton Biomassa pada 2030


Menurutnya, melalui PP Nomor 40 Tahun 2025, pemerintah telah menetapkan energi baru dan terbarukan sebagai fondasi utama sistem energi nasional. Dalam skenario tersebut, biomassa diproyeksikan terus meningkat seiring pengembangan energi surya dan gas bumi.


“Cofiring biomassa pada PLTU menjadi solusi yang realistis untuk menurunkan emisi tanpa mengganggu keandalan sistem kelistrikan nasional, karena sebagian besar PLTU masih memiliki umur operasi yang panjang,” jelas Johni.


PLN EPI Bidik 10 Juta Ton Biomassa pada 2030


PLN EPI menargetkan peningkatan penyerapan biomassa secara signifikan dalam beberapa tahun mendatang. Jika kebutuhan biomassa pada 2026 diproyeksikan mencapai 3,65 juta ton, maka pada 2030 volumenya ditargetkan meningkat menjadi 10 juta ton.


Target tersebut diperkirakan mampu menghasilkan nilai ekonomi hampir Rp4 triliun serta berkontribusi pada pengurangan emisi sekitar 11 juta ton karbon ekuivalen.


Selain biomassa padat, PLN EPI juga mempercepat pengembangan Compressed Biomethane Gas (CBG) yang berasal dari limbah cair pabrik kelapa sawit atau Palm Oil Mill Effluent (POME).


Indonesia memiliki hampir 3.000 pabrik kelapa sawit yang menghasilkan sekitar 130 juta metrik ton POME setiap tahun, sehingga berpotensi menjadi sumber energi terbarukan yang sangat menjanjikan.


Halaman:

Terkini