• Jumat, 9 Oktober 2026

Jaro Ade Minta Warga dan Perusahaan di Bogor Waspadai Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Minggu, 6 September 2026 | 11:46 WIB
Jaro Ade Minta Warga dan Perusahaan di Bogor Waspadai Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Jaro Ade Minta Warga dan Perusahaan di Bogor Waspadai Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

BOGOR, MAHATVA.ID – Letusan Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda yang berlangsung dalam beberapa hari terakhir mulai dirasakan dampaknya di sejumlah wilayah. Sebaran abu vulkanik tidak hanya berdampak di wilayah terdekat seperti Provinsi Banten, tetapi juga terpantau hingga Lampung dan Jawa Barat.

Kabupaten Bogor menjadi salah satu wilayah yang merasakan dampak sebaran abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, khususnya dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi atau yang akrab disapa Jaro Ade, meminta masyarakat Kabupaten Bogor untuk menggunakan masker sebagai langkah perlindungan diri.

“Kami mengimbau agar masyarakat Kabupaten Bogor untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, terutama bagi para Ojol atau ojek online,” ujar Jaro Ade, Minggu (6/9/2026).

Dinkes hingga Pemerintah Desa Diminta Bergerak

Perusahaan di Kabupaten Bogor Diminta Lindungi Karyawan

Jaro Ade juga meminta jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor mulai dari Dinas Kesehatan, Puskesmas, kecamatan hingga pemerintah desa untuk segera mengambil langkah antisipasi terhadap dampak abu vulkanik.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mencegah dampak buruk terhadap kesehatan masyarakat, terutama gangguan pernapasan yang berpotensi terjadi akibat paparan debu vulkanik.

“Segera lakukan langkah antisipasi seperti membagikan masker gratis kepada masyarakat yang memang aktivitas sehari-harinya di luar rumah, bila perlu adakan pengecekan kesehatan gratis untuk mencegah terjadinya penyakit gangguan pernapasan akibat menghirup debu vulkanik,” pinta Jaro Ade.

Ia menekankan, perlindungan masyarakat perlu dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan seluruh unsur pemerintahan hingga tingkat kewilayahan.

Selain masyarakat umum, Jaro Ade juga meminta perusahaan dan pabrik yang beroperasi di Kabupaten Bogor ikut memberikan perlindungan kesehatan kepada para pekerjanya selama kondisi udara masih terdampak sebaran abu vulkanik.

Menurutnya, penggunaan masker menjadi salah satu bentuk perlindungan awal yang dapat diberikan perusahaan kepada karyawan maupun pegawai yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan.

“Saya minta kepada para pemilik pabrik atau perusahaan segera menginstruksikan karyawan atau pegawainya untuk selalu memakai masker selama abu vulkanik dari letusan Gunung Anak Krakatau masih mengotori udara di wilayah Kabupaten Bogor ini,” pungkasnya.

Pemkab Bogor diharapkan terus melakukan pemantauan kondisi di lapangan dan memberikan informasi kepada masyarakat terkait perkembangan sebaran abu vulkanik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X