• Minggu, 11 Oktober 2026

Dari Puisi hingga Musik, Sanggar Rumah Hitam Putih Rayakan 12 Tahun Perjalanan di Parungpanjang

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:09 WIB
Dari Puisi hingga Musik, Sanggar Rumah Hitam Putih Rayakan 12 Tahun Perjalanan di Parungpanjang
Dari Puisi hingga Musik, Sanggar Rumah Hitam Putih Rayakan 12 Tahun Perjalanan di Parungpanjang

BOGOR, MAHATVA.ID – Semangat berkesenian dan pelestarian budaya kembali menggema di Parungpanjang, Kabupaten Bogor. Sanggar Rumah Hitam Putih sukses merayakan hari jadinya yang ke-12 pada Sabtu, 15 Agustus 2026, di Ci Brew Coffee Shop Rumah Anak Bumi, Jalan Cemara 1 No. 12, Perum 1 Parungpanjang.

Rangkaian perayaan kemudian dilanjutkan pada Minggu, 16 Agustus 2026, dengan memperingati 11th Anniversary Solomon Band, kelompok musik yang menjadi bagian dari Sanggar Rumah Hitam Putih.

Mengusung semangat “Cahaya Bintang-Bintang”, perayaan dua hari tersebut tidak sekadar menjadi seremoni ulang tahun. Kegiatan menjadi ruang bertemunya seni, musik, budaya, gagasan, sekaligus semangat untuk terus berkarya dan memberikan inspirasi bagi generasi muda.

Rangkaian kegiatan hari pertama dimulai sekitar pukul 14.00 WIB dengan pembacaan puisi oleh Founder Sanggar Rumah Hitam Putih, TB. Ule Sulaeman, S.

Suasana semakin hidup ketika Danramil Parungpanjang Junaedi memberikan arahan dan motivasi kepada anggota sanggar serta para tamu undangan. Menariknya, Junaedi juga membacakan puisi hasil karyanya sendiri yang mendapat sambutan meriah dari peserta.

Panggung puisi kemudian dilanjutkan oleh Founder Rumah Anak Bumi Ridwan Manantik, Dede Romli (Acong), Dulgani, serta senior Sanggar Rumah Hitam Putih. Penampilan ditutup oleh seniman lukis jebolan TIM Jakarta, Kang Agung.

Puncak agenda siang itu diisi dengan Diskusi Budaya bertema “Peran Sanggar dan Kelompok Musik dalam Kebudayaan”. Diskusi dipandu langsung oleh TB. Ule Sulaeman dalam suasana serius namun tetap santai.

Pertukaran gagasan, opini dan persepsi dari para peserta bahkan beberapa kali diwarnai gelak tawa, membuat diskusi berlangsung dinamis.

Dari diskusi tersebut muncul pemahaman bahwa budaya idealnya merupakan aktivitas yang membawa nilai kebaikan dan memberikan manfaat bagi kehidupan generasi mendatang.

Pemaknaan tersebut dikaitkan dengan istilah budaya yang berasal dari kata “budi” dan “daya”, yang kemudian dimaknai sebagai kemampuan berpikir sekaligus kekuatan untuk mewujudkan sesuatu dalam tindakan nyata.

Setelah rangkaian diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan doa bersama.

Momentum tersebut menjadi simbol rasa syukur sekaligus harapan agar Sanggar Rumah Hitam Putih dapat terus menjadi ruang kreatif yang melahirkan karya serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Parungpanjang.

Pada malam harinya, perayaan dilanjutkan dengan nonton bareng film karya anak-anak Parungpanjang.

Semangat berkesenian kembali berlanjut pada Minggu, 16 Agustus 2026. Sejak pukul 10.00 WIB, Sanggar Rumah Hitam Putih menggelar perayaan 11 Tahun Solomon Band.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X