BOGOR, MAHATVA.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong melaksanakan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Lapangan Upacara Lapas Cibinong, Senin (17/8/2026).
Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat nasionalisme. Kegiatan diikuti jajaran pejabat struktural, petugas, serta Warga Binaan Lapas Cibinong.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Lapas Cibinong, Deni Tarmedi, memimpin seluruh rangkaian prosesi yang berlangsung tertib dan lancar.
Rangkaian upacara meliputi pengibaran Sang Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, hingga doa bersama.
Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga dirangkaikan dengan penyematan penghargaan masa pengabdian kepada petugas Lapas Cibinong yang telah mengabdi selama 10 tahun dan 20 tahun.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan konsistensi para petugas dalam menjalankan tugas di bidang Pemasyarakatan.
Penyematan penghargaan disaksikan seluruh peserta upacara. Penghargaan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pengabdian yang dilakukan dengan integritas dan tanggung jawab memiliki peran penting dalam menjaga kualitas pelayanan dan pembinaan di Lapas Cibinong.
Dalam kesempatan tersebut, Inspektur Upacara membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Agus Andrianto.
Dalam sambutannya disampaikan bahwa kemerdekaan bukan sekadar warisan untuk dinikmati, melainkan amanah yang harus dijaga dan diisi melalui kerja nyata.
Penghormatan kepada para pahlawan diwujudkan dengan menjaga persatuan, menegakkan keadilan, serta menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat.
Dalam bidang Pemasyarakatan, jajaran diingatkan untuk terus memperkuat keamanan dan ketertiban di seluruh satuan kerja sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan.
Pembinaan diarahkan agar Warga Binaan memiliki keterampilan, kemandirian, serta kesiapan untuk kembali ke tengah masyarakat.
Aspek integritas juga menjadi perhatian penting. Setiap insan Pemasyarakatan diharapkan tidak menyalahgunakan kewenangan dan senantiasa menjaga kehormatan institusi melalui pelaksanaan tugas yang jujur, adil, dan profesional.
Penguatan kinerja Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan juga dilakukan melalui transformasi digital dan peningkatan kualitas pelayanan.