KENDAL, MAHATVA.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kendal menerima kunjungan Pengurus Wilayah Matahari Pagi Indonesia (MPI) Jawa Tengah, Minggu (16/8/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung berbagai program pembinaan kemandirian yang dikembangkan Lapas Terbuka Kendal sekaligus menjajaki peluang kolaborasi dalam pengembangan dan pemasaran produk hasil pembinaan warga binaan.
Dalam kunjungannya, rombongan MPI Jawa Tengah meninjau sejumlah unit kegiatan produktif yang dikelola di lingkungan Lapas Terbuka Kendal.
Program tersebut meliputi budidaya maggot, perikanan, ayam KUB, rumah tetas, budidaya belut, ayam hias, pabrik kompos, pabrik pakan, peternakan ruminansia, pertanian jagung hingga net house melon.
Beragam kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi pembinaan kemandirian untuk membekali warga binaan dengan keterampilan produktif. Selain itu, program juga diarahkan agar dapat dikelola secara berkelanjutan dan memberikan manfaat setelah warga binaan kembali ke tengah masyarakat.
Kalapas Terbuka Kendal, Nu’man Fauzi, mengatakan kunjungan MPI Jawa Tengah menjadi momentum positif untuk memperluas jejaring sekaligus membuka peluang kerja sama dalam pengembangan hasil pembinaan.
“Kami terbuka terhadap berbagai peluang kolaborasi, khususnya dalam pengembangan dan pemasaran produk hasil pembinaan. Harapannya, sinergi yang terbangun dapat memberikan nilai tambah bagi program kemandirian sekaligus mendukung proses reintegrasi warga binaan,” ujar Fauzi.
Menurutnya, keberhasilan program pembinaan kemandirian tidak hanya ditentukan oleh kemampuan produksi, tetapi juga membutuhkan dukungan dalam hal pengembangan produk, pemasaran serta perluasan jaringan.
Sementara itu, Koordinator MPI Jawa Tengah, Ali Khadim, mengapresiasi beragam program pembinaan yang dikembangkan Lapas Terbuka Kendal.
Ia menilai berbagai produk yang dihasilkan memiliki potensi untuk dikembangkan lebih luas, khususnya melalui penguatan jaringan pemasaran.
“Kami melihat banyak potensi yang bisa dikembangkan. Tidak hanya dari sisi produksi, tetapi juga bagaimana hasil pembinaan ini dapat dipasarkan secara lebih luas. Kami berharap kunjungan ini menjadi awal dari kerja sama yang konkret dan berkelanjutan,” ungkap Ali Khadim.
Kunjungan tersebut diharapkan menjadi langkah awal terjalinnya sinergi antara Lapas Terbuka Kendal dan MPI Jawa Tengah, terutama dalam memperkuat pemasaran, pengembangan produk serta keberlanjutan program pembinaan kemandirian.
Kolaborasi tersebut juga diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi warga binaan melalui keterampilan dan pengalaman kerja produktif sebagai bagian dari proses reintegrasi sosial.