• Minggu, 11 Oktober 2026

Buka Lomba Paduan Suara OMK, Sekda Tanimbar Dorong Generasi Muda Teladani Semangat 100 Tahun Misionaris PBHK

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:15 WIB
Buka Lomba Paduan Suara OMK, Sekda Tanimbar Dorong Generasi Muda Teladani Semangat 100 Tahun Misionaris PBHK
Buka Lomba Paduan Suara OMK, Sekda Tanimbar Dorong Generasi Muda Teladani Semangat 100 Tahun Misionaris PBHK

​Saumlaki,MAHATVA.ID -Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Brampi Moriolkosu, S.H., secara resmi membuka Lomba Paduan Suara tingkat Orang Muda Katolik (OMK) Keuskupan Kepulauan Tanimbar di Gedung Natar Koumpu Saumlaki, Sabtu (15/8/2026) malam pukul 20.00 WIT.

​Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Yubileum 100 Tahun Kedatangan Empat Misionaris Suster Putri Bunda Hati Kudus (PBHK) di Tanimbar tersebut diselenggarakan oleh Panitia Perayaan Yubileum 100 Tahun masuknya suster2 PBHK di Tanimbar.

Dalam sambutannya, Sekda Brampi Moriolkosu menegaskan bahwa peringatan Yubileum satu abad ini merupakan momentum sejarah, peristiwa iman, sekaligus nilai kebudayaan dan kemanusiaan yang sangat berarti bagi seluruh masyarakat Tanimbar.

​"Kita tidak hanya berkumpul untuk mengenang sejarah seratus tahun lalu saat empat misionaris Suster PBHK tiba, tetapi juga untuk mengingat keberanian, ketulusan melayani, kesediaan berkorban, dan komitmen mereka untuk berjalan bersama masyarakat Tanimbar," ujar Brampi di hadapan para peserta dan tamu undangan.

​Ia menambahkan, pada awal kedatangan para misionaris seratus tahun silam, Tanimbar diperhadapkan pada berbagai keterbatasan, mulai dari sarana transportasi, komunikasi, pendidikan, hingga kesehatan.

Namun, ketekunan dan keberanian adaptasi para misionaris mampu menembus tantangan geografis wilayah kepulauan hingga berdampak lintas generasi.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan masyarakat setempat, Brampi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kongregasi Suster PBHK, para Pastor, pendidik, alumni, serta seluruh pihak yang konsisten merawat karya pelayanan di daerah tersebut.

​"Satu abad pelayanan PBHK di Tanimbar telah membuktikan bahwa karya yang dilandasi ketulusan dan panggilan mampu bertahan melintasi zaman. Sebuah pelayanan tidak dibentuk oleh satu pihak saja, melainkan tumbuh melalui kerja bersama, keterbukaan, dan partisipasi masyarakat," ujarnya.

​Lebih lanjut, Brampi menekankan bahwa peringatan Yubileum tidak boleh berhenti pada romantisme masa lalu, melainkan harus dijadikan pijakan untuk menghadapi tantangan masa depan, khususnya bagi generasi muda di era digital.

​Menurutnya, perubahan sosial dan kemajuan teknologi saat ini menuntut generasi muda untuk memegang teguh nilai-nilai mendasar yang telah diwariskan para misionaris, seperti integritas, disiplin, kerja keras, soliditas, serta kepedulian sosial.

​Pemerintah Daerah Kepulauan Tanimbar juga menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan pihak Gereja dan lembaga keagamaan. Sinergi ini dinilai krusial guna menopang pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter, bermartabat, dan sejahtera.

​"Kepada generasi muda Tanimbar, kenalilah sejarah, hargailah para pendahulu, dan lanjutkan nilai-nilai baik yang diwariskan. Jadikan perjalanan satu abad ini sebagai sumber inspirasi untuk membangun masa depan Tanimbar," pesan Brampi menutup sambutannya.

​Acara pembukaan tersebut turut dihadiri oleh Vikaris Episkopal Kevikepan Kepulauan Tanimbar  Maluku Barat Daya (MBD), para pastor, frater, bruder, pimpinan dan anggota Kongregasi PBHK, pimpinan serta anggota DPRD, pejabat di lingkungan Pemkab Kepulauan Tanimbar, dan jajaran umat Katolik setempat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X