• Senin, 12 Oktober 2026

Kasus Dugaan Keracunan Makanan di Dramaga, 3 Warga Masih Dirawat di Puskesmas

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Sabtu, 8 Agustus 2026 | 14:28 WIB
Kasus Dugaan Keracunan Makanan di Dramaga, 3 Warga Masih Dirawat di Puskesmas
Kasus Dugaan Keracunan Makanan di Dramaga, 3 Warga Masih Dirawat di Puskesmas

BOGOR, MAHATVA.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan kondisi sebagian besar warga yang diduga mengalami keracunan makanan di Kecamatan Dramaga terus membaik. Mayoritas warga yang sempat mendapatkan perawatan medis telah diperbolehkan pulang, namun kondisi mereka masih dalam pemantauan tenaga kesehatan.

Berdasarkan data perkembangan hingga Jumat (7/8/2026) pukul 13.30 WIB, tercatat sebanyak 35 warga terdampak dalam kejadian tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 21 orang telah diperbolehkan pulang, tiga orang masih menjalani perawatan di puskesmas, sembilan orang menjalani rawat jalan, dan dua orang menjalani pemulihan di rumah.

Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Kesehatan terus memastikan seluruh warga yang terdampak memperoleh pelayanan kesehatan secara optimal. Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan meskipun sebagian besar pasien telah kembali ke rumah.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan warga terus membaik hingga benar-benar dinyatakan pulih.

Berdasarkan data Pemkab Bogor, warga yang diduga terdampak tersebar di sejumlah lokasi. Rinciannya, 23 orang berasal dari SDN Ciherang 01, dua orang dari SDN Ciherang 02, dua orang dari SD IT Darul Hijri, dua orang dari Posyandu, serta enam orang dari SDN Ciherang 04.

Sejak menerima laporan mengenai kejadian tersebut, Pemkab Bogor langsung melakukan penanganan melalui koordinasi lintas perangkat daerah bersama fasilitas pelayanan kesehatan.

Selain memberikan penanganan medis, pemerintah juga melakukan penelusuran untuk mengetahui penyebab pasti kejadian yang diduga berkaitan dengan keracunan makanan tersebut.

Proses investigasi dilakukan untuk memastikan sumber dan penyebab kejadian sehingga langkah penanganan serta pencegahan dapat dilakukan secara tepat.

Pemkab Bogor mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menunggu hasil investigasi dari instansi yang berwenang. Pemerintah juga meminta masyarakat tidak menyimpulkan penyebab kejadian sebelum hasil pemeriksaan resmi diperoleh.

Masyarakat yang mengalami gejala seperti mual, muntah, diare, atau keluhan kesehatan lainnya yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut diminta segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat.

Pemkab Bogor memastikan proses penanganan akan terus dilakukan secara cepat, tepat, dan transparan hingga seluruh warga terdampak dinyatakan pulih.

Pemerintah juga terus memperkuat koordinasi antara perangkat daerah dan fasilitas pelayanan kesehatan guna memastikan kondisi warga tetap terpantau serta mencegah munculnya dampak kesehatan yang lebih luas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X