• Senin, 12 Oktober 2026

Eva Rudy Susmanto Ajak Guru PAUD Lestarikan Budaya Sunda Sejak Usia Dini

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Jumat, 7 Agustus 2026 | 15:42 WIB
Eva Rudy Susmanto Ajak Guru PAUD Lestarikan Budaya Sunda Sejak Usia Dini
Eva Rudy Susmanto Ajak Guru PAUD Lestarikan Budaya Sunda Sejak Usia Dini

BOGOR, MAHATVA.ID – Festival Budaya Sunda yang diikuti ribuan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Bogor menjadi momentum memperkuat peran tenaga pendidik dalam menyukseskan implementasi Program Wajib Belajar 13 Tahun sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah sejak usia dini.

Kegiatan yang diselenggarakan Pusat Kegiatan Gugus (PKG) Kabupaten Bogor di Gedung Laga Satria, Cibinong, Rabu (5/8/2026), dihadiri Bunda PAUD Kabupaten Bogor Eva Rudy Susmanto, perwakilan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, anggota DPRD, unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, organisasi profesi PAUD, serta ribuan guru PAUD dari seluruh Kabupaten Bogor.

Mewakili Bupati Bogor, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rusliandy, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Budaya Sunda yang dinilai tidak hanya menjadi ajang ekspresi seni dan budaya, tetapi juga sarana pendidikan karakter bagi anak-anak.

"Festival Budaya Sunda bukan sekadar pertunjukan seni dan budaya, tetapi menjadi media untuk melestarikan nilai-nilai luhur bangsa kepada anak-anak sejak usia dini. Melalui keteladanan para guru, anak-anak belajar mencintai budaya yang merupakan identitas bangsa," ujar Rusliandy.

Ia menjelaskan, salah satu kebijakan nasional yang saat ini menjadi fokus pemerintah adalah implementasi Program Wajib Belajar 13 Tahun. Dalam kebijakan tersebut, pendidikan bagi anak usia 5 hingga 6 tahun di jenjang PAUD atau Taman Kanak-kanak menjadi bagian dari pendidikan dasar yang wajib diikuti seluruh anak Indonesia.

Menurutnya, keberhasilan implementasi program tersebut sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah, satuan pendidikan, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat dalam meningkatkan angka partisipasi pendidikan anak usia dini.

"Keberhasilan implementasi kebijakan tersebut sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah, satuan pendidikan, tenaga pendidik, dan masyarakat dalam meningkatkan angka partisipasi pendidikan anak usia dini," tegasnya.

Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Bogor, Eva Rudy Susmanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru PAUD yang selama ini menjadi garda terdepan dalam memberikan layanan pendidikan sekaligus mengenalkan budaya daerah kepada anak-anak sejak dini.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan Festival Budaya Sunda.

"Terima kasih kepada PKG PAUD kabupaten dan kecamatan, Dinas Pendidikan, organisasi mitra PAUD, organisasi wanita, para seniman, budayawan, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan Festival Budaya Sunda," ujar Eva.

Menurut Eva, pengenalan budaya lokal sejak usia dini merupakan bagian penting dalam membentuk karakter anak agar tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak, kreatif, percaya diri, serta bangga terhadap identitas bangsanya.

Ia menegaskan bahwa guru PAUD memiliki posisi strategis dalam menanamkan nilai-nilai tersebut melalui proses pembelajaran yang menyenangkan, kreatif, dan sesuai dengan perkembangan anak.

Selain itu, Eva menilai keberhasilan Program Wajib Belajar 13 Tahun tidak hanya bergantung pada regulasi pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan aktif guru, keluarga, dan seluruh elemen masyarakat agar setiap anak memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas sejak usia dini.

"Melalui Festival Budaya Sunda ini, kita tidak hanya melestarikan warisan budaya, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus sejak dini," tuturnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X