• Senin, 12 Oktober 2026

Program Ketahanan Pangan Lapas Cibinong Jadi Percontohan, Kapolres Bogor Soroti Inovasi Pembinaan Warga Binaan

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Kamis, 6 Agustus 2026 | 01:59 WIB
Program Ketahanan Pangan Lapas Cibinong Jadi Percontohan, Kapolres Bogor Soroti Inovasi Pembinaan Warga Binaan
Program Ketahanan Pangan Lapas Cibinong Jadi Percontohan, Kapolres Bogor Soroti Inovasi Pembinaan Warga Binaan

BOGOR, MAHATVA.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong menerima kunjungan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, beserta jajaran dalam rangka meninjau langsung program ketahanan pangan yang dikembangkan melalui Kebun Inovasi dan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Rabu (5/8/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperlihatkan berbagai inovasi pembinaan kemandirian warga binaan yang dikembangkan Lapas Cibinong sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus implementasi pembinaan berbasis produktivitas.

Kapolres Bogor bersama rombongan disambut langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong beserta jajaran pejabat struktural. Dalam suasana penuh keakraban, rombongan diajak meninjau berbagai fasilitas pembinaan serta berdiskusi mengenai pengembangan program kemandirian yang dijalankan di lingkungan Lapas.

Peninjauan diawali dengan melihat sistem pengolahan sampah organik melalui budidaya maggot. Program tersebut menjadi salah satu inovasi Lapas Cibinong dalam mengelola limbah menjadi produk bernilai ekonomis sekaligus mendukung konsep ekonomi sirkular.

Selain menghasilkan maggot sebagai pakan alternatif untuk sektor peternakan dan perikanan, program tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi warga binaan mengenai pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Rombongan kemudian meninjau proses pengolahan sampah plastik yang diolah untuk mengurangi limbah sekaligus meningkatkan nilai guna melalui berbagai tahapan daur ulang.

Selanjutnya, Kapolres Bogor mengunjungi kawasan peternakan yang menjadi bagian dari Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Di lokasi tersebut terdapat berbagai unit usaha peternakan yang dikelola warga binaan, mulai dari ayam Day Old Chick (DOC), ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB), ayam petelur, peternakan kambing, hingga bebek hibrida.

Program tersebut menjadi media pembelajaran bagi warga binaan untuk meningkatkan kompetensi di bidang peternakan modern sebagai bekal setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Peninjauan dilanjutkan ke sektor pertanian dan perikanan, meliputi instalasi hidroponik, kolam budidaya lele sistem bioflok, serta lahan pertanian organik yang menghasilkan berbagai komoditas sayuran.

Melalui berbagai program tersebut, warga binaan dibekali keterampilan mulai dari proses budidaya, pemeliharaan, hingga pengelolaan hasil panen agar memiliki kemampuan yang dapat dimanfaatkan ketika kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong menjelaskan bahwa seluruh program yang dikembangkan tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan karakter dan peningkatan kompetensi warga binaan.

"Program ketahanan pangan ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian yang kami bangun secara berkelanjutan. Melalui berbagai sektor, mulai dari pengolahan limbah, peternakan, perikanan hingga pertanian, kami ingin warga binaan memperoleh pengalaman, keterampilan, serta etos kerja yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat. Dengan demikian, mereka memiliki kesempatan untuk hidup mandiri dan produktif," ujarnya.

Usai meninjau seluruh kawasan Kebun Inovasi dan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menyampaikan apresiasi terhadap inovasi pembinaan yang dikembangkan Lapas Cibinong.

Menurutnya, pemanfaatan lahan secara terintegrasi mulai dari pengolahan limbah, peternakan, perikanan hingga pertanian menunjukkan bahwa lembaga pemasyarakatan mampu menghadirkan program pembinaan yang produktif dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X