KENDAL, MAHATVA.ID – Booth Lapas Terbuka Kendal menjadi salah satu stan yang paling ramai dikunjungi dalam ajang Kendal Open Fair 2026. Produk hasil pembinaan warga binaan, terutama melon premium dan telur puyuh, menjadi primadona hingga selalu habis terjual setiap hari selama pameran berlangsung.
Selain dua produk unggulan tersebut, Lapas Terbuka Kendal juga memasarkan berbagai hasil pembinaan lainnya, seperti aneka sayuran segar dan kohe giling yang dimanfaatkan sebagai pupuk organik. Seluruh produk merupakan hasil program pembinaan kemandirian yang dikembangkan di lingkungan lapas.
Tingginya minat masyarakat terhadap produk-produk tersebut berdampak positif terhadap penjualan. Selama mengikuti Kendal Open Fair 2026, stan Lapas Terbuka Kendal berhasil membukukan omzet lebih dari Rp1 juta per hari.
Kepala Lapas Terbuka Kendal, Nu'man Fauzi, mengatakan keikutsertaan dalam pameran merupakan upaya memperkenalkan hasil pembinaan warga binaan sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap kualitas produk yang dihasilkan.
"Melalui Kendal Open Fair 2026, kami ingin menunjukkan bahwa pembinaan di Lapas Terbuka Kendal mampu menghasilkan produk pertanian dan peternakan yang berkualitas. Alhamdulillah, respons masyarakat sangat luar biasa. Melon premium dan telur puyuh menjadi produk favorit sehingga stok yang kami siapkan setiap hari selalu habis. Capaian ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan produktivitas warga binaan," ujar Nu'man Fauzi.
Salah seorang pengunjung, Andi Prasetyo, mengaku terkesan dengan kualitas produk yang dipamerkan. Ia mengaku tidak menyangka hasil pembinaan warga binaan memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasaran.
"Saya tidak menyangka produk hasil pembinaan di lapas kualitasnya sebagus ini. Melonnya manis, telurnya segar, dan harganya juga terjangkau," kata Andi.
Kendal Open Fair 2026 digelar sejak 21 Juli 2026 dan akan berlangsung hingga 27 Juli 2026. Selama pameran, booth Lapas Terbuka Kendal terus dipadati pengunjung yang ingin membeli produk pertanian dan peternakan hasil pembinaan warga binaan.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa program pembinaan kemandirian di Lapas Terbuka Kendal tidak hanya membekali warga binaan dengan keterampilan produktif, tetapi juga mampu menghasilkan produk berkualitas yang diterima dengan baik oleh masyarakat.