• Selasa, 13 Oktober 2026

Kasus Satpam Victor, Polda Jabar Pastikan Tiga Personel Jalani Sidang Kode Etik

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Minggu, 26 Juli 2026 | 12:33 WIB
Kasus Satpam Victor, Polda Jabar Pastikan Tiga Personel Jalani Sidang Kode Etik
Kasus Satpam Victor, Polda Jabar Pastikan Tiga Personel Jalani Sidang Kode Etik

BANDUNG, MAHATVA.ID – Polda Jawa Barat menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seorang petugas keamanan (satpam) bernama Victor yang bertugas di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta. Permintaan maaf tersebut disampaikan menyusul dugaan tindakan arogan yang dilakukan oleh tiga personel Polda Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menyampaikan penyesalan atas peristiwa yang dinilai telah mencoreng citra institusi Polri.

"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada Saudara Victor, seorang satpam di kawasan Bundaran HI, atas tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh tiga anggota Polda Jawa Barat," ujar Hendra Rochmawan, sebagaimana dikutip dari unggahan Instagram resmi Polda Jabar, Sabtu (25/7/2026).

Meski kedua belah pihak dikabarkan telah menyelesaikan persoalan secara damai, Polda Jawa Barat menegaskan bahwa perdamaian tersebut tidak menghentikan proses penegakan disiplin dan etik terhadap anggotanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan internal, ditemukan bukti yang cukup terkait dugaan pelanggaran Kode Etik Profesi Polri sebagaimana diatur dalam Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi Polri.

Dengan adanya temuan tersebut, perkara akan dilanjutkan ke tahapan Sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri (KKEP) untuk menentukan sanksi terhadap ketiga personel yang terlibat.

Polda Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk menindak setiap bentuk penyimpangan yang dilakukan oleh anggota secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, institusi kepolisian juga menyatakan menghargai kritik dan masukan dari masyarakat sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas pelayanan serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.

"Kami mengapresiasi seluruh kritik dan masukan dari masyarakat sebagai bagian dari upaya perbaikan dan peningkatan pelayanan," demikian pernyataan Polda Jawa Barat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X