• Rabu, 14 Oktober 2026

Pompa Listrik Rakitan UMKM Blora Dongkrak Produksi Sumur Rakyat hingga 94 BOPD

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Jumat, 3 Juli 2026 | 15:54 WIB
Pompa Listrik Rakitan UMKM Blora Dongkrak Produksi Sumur Rakyat hingga 94 BOPD
Pompa Listrik Rakitan UMKM Blora Dongkrak Produksi Sumur Rakyat hingga 94 BOPD

BLORA, MAHATVA.ID – Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Djoko Siswanto, mengungkapkan keberhasilan salah satu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam meningkatkan produksi minyak sumur rakyat di Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Melalui inovasi pompa listrik rakitan sendiri, sumur yang dikelola PT Mataram Conection di Desa Gundih kini mampu memproduksi minyak hingga 94 barel minyak per hari (BOPD).

"Alhamdulillah, terdapat satu sumur yang dikelola UMKM PT Mataram Conection di Desa Gundih, Blora, Jawa Tengah, bisa berproduksi sebesar 94 BOPD. Kedalaman sumur sekitar 130 meter. Kendala saat ini adalah angkutan truknya," ujar Djoko Siswanto.

Produksi Naik Tiga Kali Lipat

Djoko menjelaskan, sebelumnya sumur tersebut hanya diproduksikan secara manual selama delapan jam pada siang hari dengan mempertimbangkan aspek keselamatan kerja (safety).

Namun, setelah menggunakan pompa listrik hasil inovasi yang dibuat sendiri oleh pengelola, sumur kini dapat beroperasi selama 24 jam penuh, sehingga produksi meningkat hingga tiga kali lipat.

"Saat ini dengan menggunakan pompa listrik buatan sendiri dapat berproduksi 24 jam sehingga produksi naik tiga kali lipat, mencapai 94 BOPD," jelasnya.

Terkendala Armada Angkut

Meski produksi meningkat signifikan, Djoko mengakui masih terdapat kendala pada aspek distribusi hasil produksi, yakni keterbatasan armada truk tangki untuk mengangkut minyak.

Ia berharap dalam waktu dekat UMKM tersebut dapat memperoleh tambahan armada sehingga produksi dapat dipertahankan secara berkelanjutan.

"Mohon doa, Insya Allah UMKM tersebut segera mendapat truk tangki yang cukup sehingga produksi hariannya bisa tetap bertahan di kisaran 90-an BOPD," katanya.

Diharapkan Menjadi Contoh Nasional

Djoko berharap keberhasilan PT Mataram Conection dapat menjadi model pengelolaan sumur rakyat yang bisa diterapkan di berbagai daerah.

Menurutnya, Indonesia memiliki sekitar 40 ribu sumur rakyat yang berpotensi meningkatkan produksi minyak nasional apabila dikelola dengan teknologi sederhana namun efektif seperti yang dilakukan di Blora.

"Semoga keberhasilan ini dapat dicontoh oleh seluruh pengelola sumur rakyat di Indonesia. Aamiin YRA," tutup Djoko.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X