"Apa yang diminta presiden kepada kami adalah membuka lembaran baru, mengubah hubungan kami dengan rakyat Iran dan mengulurkan tangan kepada mereka," kata Vance.
Meski ketegangan meningkat, sejumlah pengamat menilai peluang diplomasi masih terbuka karena kedua pihak telah mencapai kemajuan dalam pembahasan sanksi minyak dan pencairan aset Iran.
Namun hingga kini belum ada kepastian apakah langkah delegasi Iran meninggalkan perundingan merupakan penghentian permanen atau hanya bentuk protes sementara terhadap pernyataan Presiden Donald Trump.