• Kamis, 15 Oktober 2026

Dihentikan Bogor Hornbills, Satria Muda Kembali Gagal ke Final IBL 2026

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Minggu, 14 Juni 2026 | 13:55 WIB
Dihentikan Bogor Hornbills, Satria Muda Kembali Gagal ke Final IBL 2026
Dihentikan Bogor Hornbills, Satria Muda Kembali Gagal ke Final IBL 2026

BOGOR, MAHATVA.ID – Dominasi Satria Muda Pertamina di kancah bola basket nasional kembali mendapat ujian berat. Untuk dua musim berturut-turut, klub yang bermarkas di Bandung tersebut harus mengubur mimpi tampil di partai puncak Indonesian Basketball League (IBL).

Pada musim 2026, langkah Satria Muda terhenti di babak semifinal setelah dikalahkan Bogor Hornbills dengan skor seri 3-1. Kekalahan tersebut sekaligus mengantarkan Hornbills mencetak sejarah baru dengan lolos ke Final IBL untuk pertama kalinya sejak klub tersebut berdiri.

Hasil ini memperpanjang tren negatif Satria Muda di babak playoff. Pada musim 2025 lalu, mereka juga gagal melaju ke final setelah kalah 1-2 dari Pelita Jaya di semifinal.

Musim Reguler Gemilang Berakhir Antiklimaks

Padahal, perjalanan Satria Muda sepanjang musim reguler 2026 sebenarnya sangat menjanjikan. Tim asuhan Djordje Jovicic tampil konsisten dan hanya menelan dua kekalahan sepanjang periode Januari hingga April 2026.

Dengan catatan 15 kemenangan dan dua kekalahan pada sebagian besar musim reguler, Satria Muda sempat menjadi salah satu kandidat terkuat juara IBL musim ini.

Namun memasuki fase akhir kompetisi, performa tim mulai mengalami penurunan. Pergantian pemain asing serta persoalan cedera yang menghantam beberapa pemain inti membuat stabilitas permainan terganggu.

Satria Muda bahkan menutup musim reguler dengan tiga kekalahan beruntun sehingga harus puas finis di posisi kedua klasemen dengan rekor 15 kemenangan dan 5 kekalahan.

Masalah tersebut berlanjut hingga babak playoff, terutama saat menghadapi Bogor Hornbills yang tampil lebih solid dengan mempertahankan komposisi pemain asing dan lokal sejak awal musim.

Djordje Jovicic Akui Hornbills Lebih Siap

Pelatih Satria Muda, Djordje Jovicic, mengakui timnya kesulitan menghadapi permainan disiplin yang ditunjukkan Hornbills sepanjang seri semifinal.

“Pertandingan di seri semifinal dengan Hornbills selalu ketat. Tetapi kami tidak cukup punya kekuatan untuk menghentikan mereka di Game 4. Sulit untuk memenangkan pertandingan jika kami tidak menjalankan bola dengan baik,” ujar Jovicic.

Pelatih asal Serbia itu juga menilai timnya memulai musim dengan sangat baik, tetapi gagal menjaga konsistensi hingga akhir kompetisi.

“Kami memulai perjalanan musim ini dengan bagus. Tetapi tidak berjalan bagus pada akhirnya. Musim depan kami harus lebih pintar lagi dalam mengatur strategi,” katanya.

Abraham Damar Grahita Tak Sembunyikan Kekecewaan

Kekecewaan juga dirasakan kapten tim Satria Muda, Abraham Damar Grahita.

Sebagai unggulan kedua, Satria Muda sejatinya lebih diunggulkan untuk melaju ke final. Terlebih pada musim reguler mereka mampu menyapu bersih dua pertemuan melawan Bogor Hornbills dengan skor 2-0.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X