• Jumat, 16 Oktober 2026

Lapas Kelas IIA Cibinong Perkuat Sinergi Aparat Penegak Hukum, Dukung Transformasi Digital Sistem Peradilan

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Jumat, 12 Juni 2026 | 00:12 WIB
Lapas Kelas IIA Cibinong Perkuat Sinergi Aparat Penegak Hukum, Dukung Transformasi Digital Sistem Peradilan
Lapas Kelas IIA Cibinong Perkuat Sinergi Aparat Penegak Hukum, Dukung Transformasi Digital Sistem Peradilan

BOGOR, MAHATVA.ID – Sebagai bagian dari upaya mendukung transformasi digital di lingkungan peradilan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong terus memperkuat koordinasi antar aparat penegak hukum melalui kegiatan Coffee Morning yang digelar bersama Pengadilan Negeri Cibinong, Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, serta instansi terkait lainnya, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana diskusi konstruktif tersebut membahas berbagai isu strategis, mulai dari pelaksanaan sidang online, optimalisasi Aplikasi E-Berpadu, hingga implementasi regulasi terbaru, yakni Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025.

Evaluasi Pelaksanaan Sidang Online

Dalam forum tersebut, Kasubsi Registrasi Lapas Kelas IIA Cibinong menyampaikan sejumlah evaluasi terkait pelaksanaan sidang online yang selama ini berjalan.

Menurutnya, masih terdapat beberapa tantangan teknis yang memerlukan penguatan koordinasi antara seluruh pihak terkait, terutama dalam sinkronisasi jadwal pemanggilan tahanan dengan agenda persidangan yang ditetapkan majelis hakim.

“Kami masih menemukan beberapa kendala, terutama terkait sinkronisasi jadwal pemanggilan tahanan dengan pelaksanaan sidang oleh majelis hakim. Selain itu, kapasitas ruang tunggu sidang yang terbatas dan tingginya jumlah tahanan yang menjalani persidangan dalam satu hari menjadi tantangan yang perlu dicarikan solusi bersama,” ungkapnya.

Selain itu, pihak Lapas juga menyoroti pentingnya informasi urutan pelaksanaan sidang dalam daftar panggilan yang diterima dari instansi terkait. Informasi tersebut dinilai penting untuk mempermudah proses persiapan serta pengantaran tahanan ke ruang sidang secara lebih tertib dan terukur.

Kendala Teknis Jadi Perhatian Bersama

Sementara itu, Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor turut menyampaikan evaluasi terhadap pelaksanaan sidang online, khususnya terkait penggunaan aplikasi konferensi video Jitsi.

Beberapa kendala teknis, seperti kualitas suara yang kurang optimal, masih kerap ditemukan dan berpotensi mengganggu kelancaran proses persidangan.

Meski demikian, seluruh pihak sepakat bahwa pelaksanaan sidang berbasis teknologi tetap menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan peradilan.

Optimalisasi E-Berpadu untuk Integrasi Data

Dalam diskusi tersebut, para aparat penegak hukum juga menekankan pentingnya optimalisasi penggunaan Aplikasi E-Berpadu sebagai sarana integrasi data dan percepatan layanan peradilan berbasis teknologi informasi.

Sistem ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi antarinstansi, mempercepat proses administrasi perkara, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan kasus hukum.

Komitmen Wujudkan Peradilan Modern

Melalui partisipasi aktif dalam forum koordinasi tersebut, Lapas Kelas IIA Cibinong menegaskan komitmennya untuk terus mendukung terwujudnya sistem peradilan yang modern, terintegrasi, dan berbasis digital.

Kolaborasi yang terjalin antara lembaga pemasyarakatan, pengadilan, kejaksaan, dan institusi terkait lainnya diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempercepat transformasi digital di sektor hukum dan peradilan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X